BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali melakukan langkah tegas dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang dan minuman beralkohol ilegal yang meresahkan masyarakat.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, turun langsung memimpin razia di sejumlah titik rawan di kawasan Binong dan Bojongloa Kaler, usai menerima laporan dari warga.
“Mulai banyak laporan masuk, bahkan ada warga yang langsung menghubungi saya lewat WhatsApp. Begitu laporan kami terima, tim langsung bergerak ke lapangan,” kata Erwin, Rabu (8/10/2025).
Razia yang digelar tim gabungan Satpol PP bersama unsur kewilayahan itu membenarkan adanya aktivitas penjualan obat-obatan terlarang dan minuman keras tanpa izin di kawasan padat penduduk Binong.
“Ternyata betul, di sana ada yang menjual minuman dan obat-obatan. Semua barang bukti langsung kami sita, termasuk uang hasil penjualan. Lokasi disegel dan para pelaku diproses hukum,” ucapnya.
Baca Juga:
Polres Majalengka Tangkap 7 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba, Amankan Ribuan Obat Ilegal
Satpol PP Gencar Bongkar Reklame dan Bangunan Ilegal di Bandung, Fokus Median Jalan dan Trotoar!
Berdasarkan hasil penelusuran, terungkap bahwa jaringan penjual di Binong memiliki kaitan dengan kelompok serupa di Bojongloa Kaler. Namun ketika petugas tiba di lokasi kedua, tempat tersebut sudah tutup.
“Informasinya mereka satu jaringan. Begitu pelaku di Binong kami tangkap, yang di Bojongloa Kaler langsung tutup. Jadi sangat kuat dugaan mereka saling terhubung,” ungkapnya.
Pemkot Bandung menyita sejumlah besar obat-obatan terlarang dan minuman keras berbagai merek, meski jumlah pastinya masih menunggu pendataan dari Satpol PP Kota Bandung.
“Barang buktinya cukup banyak, tapi kami masih menunggu laporan resmi dari Satpol PP,” ujarnya.
Erwin menyebut aksi tegas ini disambut positif oleh warga yang selama ini resah dengan aktivitas penjualan obat ilegal di lingkungan mereka. Dirinya menilai, operasi ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap generasi muda.
“Banyak anak muda kita yang akhirnya terjerumus mengonsumsi obat-obatan itu. Ini kebiasaan berbahaya yang bisa merusak masa depan mereka. Karena itu, kami butuh kolaborasi lintas sektor untuk memberantasnya,” katanya.
Erwin pun meminta Satpol PP dan kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas serta memastikan seluruh pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Saya sudah minta agar para pelaku diproses hukum. Bahkan ada yang masih usia sekolah. Ini harus segera dihentikan,” tegasnya.
Selain itu, Erwin juga telah memerintahkan tim pengawasan untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam menelusuri sumber pasokan barang ilegal tersebut.
“Saya sudah perintahkan untuk mengusut asal-usul barang-barang itu. Indikasinya kuat, ini jaringan terorganisir,” katanya.
Erwin memastikan razia serupa akan terus dilakukan secara berkala di berbagai wilayah Bandung. Dirinya menegaskan Pemkot tidak akan memberi ruang bagi pelaku usaha ilegal yang membahayakan masyarakat.
“Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga tanggung jawab moral terhadap warga. Kami ingin Bandung menjadi kota yang aman, bersih, dan sehat dari peredaran barang berbahaya,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)











