Ojek Online dan Kurir Dapet THR 2024, Kapan Cair?

THR OJEK ONLINE KURIR
Ilustrasi (Dishub)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Pemerintah Indonesia telah mengumumkan peraturan-peraturan terbaru mengenai pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) 2024, terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai non-ASN, pejabat negara, pensiunan, hingga pekerja swasta. Namun, salah satu poin yang menarik perhatian adalah inklusi ojek online (ojol) dan kurir logistik dalam penerimaan THR.

Dalam konferensi pers yang diadakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos), Indah Anggoro Putri menyatakan, bahwa dua profesi tersebut termasuk dalam kategori penerima THR 2024.

Penetapan THR bagi Ojek Online dan Kurir

BACA JUGA: THR Tidak Bisa Dicicil, Disnaker Kota Bandung Beberkan Aturannya!

Meskipun hubungan kerjanya adalah dalam bentuk kemitraan, namun mereka dianggap sebagai Pekerja Waktu Tertentu (PKWT) dan berhak menerima THR sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Indah Anggoro Putri juga menyampaikan, bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk direksi dan manajemen platform ojek online, serta para kurir logistik, untuk memastikan pembayaran THR sesuai dengan Surat Edaran (SE) terbaru yang diterbitkan.

Besaran Pencarian sesuai Ketentuan

Besaran atau nominal THR bagi keduanya akan bervariasi tergantung pada masa kerja dan besaran upah masing-masing. Sesuai dengan SE terbaru, perhitungan THR akan mengikuti ketentuan sebagai berikut:

  1. Pekerja/Buruh dengan Masa Kerja 12 Bulan atau Lebih: Upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.
  2. Pekerja/Buruh dengan Masa Kerja Kurang dari 12 Bulan: Upah bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

Hal itu sebagai upaya pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan, terutama pekerja seperti ojek online dan kurir logistik.

Waktu pencairan THR bagi ojek online maupun kurir tak sama seperti ASN dan pekerja swasta lainnya. Para ASN dijadwalkan akan menerima pencairan THR pada 10 hari sebelum lebaran Idul Fitri 2024. Sedangkan, bagi pekerja swasta termasuk ojek online dan kurir akan mendapatkan pencairan THR pada 7 hari sebelum hari raya keagamaan berlangsung.

Tidak hanya jadwal pencairan yang berbeda, melainkan juga THR untuk keduanya akan disesuaikan dengan hari raya keagamaan masing-masing.

 

 

(Saepul/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun