Noel Beri Clue Huruf ‘K’ Partai Terlibat Pemerasan K3 Kemenaker

setoran noel
(Youtube/KPK)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024–2025, Immanuel Ebenezer Gerungan, kembali memantik perhatian publik dalam sidang dugaan pemerasan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kali ini, pria yang akrab disapa Noel itu melontarkan petunjuk soal dugaan keterlibatan partai politik dalam perkara yang menjerat dirinya.

Noel mengklaim partai tersebut memiliki satu ciri khusus: mengandung huruf “K” dalam namanya. Namun, ia sengaja tidak mengungkap lebih jauh apakah huruf itu berada di awal, tengah, atau akhir nama partai.

“Sudah, itu dulu clue-nya,” ujar Noel singkat sebelum sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, dikutip dari Antara Senin (26/1/2026).

Tak hanya partai politik, Noel juga menyebut adanya organisasi masyarakat (ormas) yang ikut menikmati aliran dana dari kasus dugaan pemerasan tersebut. Ia menegaskan, ormas yang dimaksud bukan berbasis agama.

“Ormas-nya yang jelas tidak berbasis agama,” katanya.

Kasus ini sendiri berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat dan lisensi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan periode 2024–2025. Noel didakwa melakukan pemerasan terhadap para pemohon sertifikasi dengan total nilai mencapai Rp6,52 miliar, serta menerima gratifikasi.

Baca Juga:

KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Sertifikat K3 Kemenaker Capai Rp201 Miliar

Dalam dakwaan, Noel disebut beraksi bersama 10 terdakwa lain, di antaranya Temurila, Miki Mahfud, Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, hingga Supriadi. Para korban pemerasan berasal dari kalangan pemohon sertifikasi K3, baik individu maupun perwakilan lembaga.

Jaksa juga merinci aliran keuntungan yang dinikmati para terdakwa, dengan nominal bervariasi. Noel sendiri disebut memperoleh Rp70 juta, sementara terdakwa lain menerima ratusan juta hingga mendekati Rp1 miliar.

Selain pemerasan, Noel juga didakwa menerima gratifikasi senilai Rp3,36 miliar serta satu unit sepeda motor Ducati Scrambler berwarna biru dongker, yang diduga berasal dari aparatur sipil negara Kemenaker dan pihak swasta.

Atas perbuatannya, Noel terancam dijerat Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman pidana berat. Sementara itu, pernyataannya soal “huruf K” kini memunculkan spekulasi luas di ruang publik, sekaligus menambah dimensi politik dalam perkara hukum yang tengah bergulir.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru