KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Sertifikat K3 Kemenaker Capai Rp201 Miliar

Pemerasan Kemenaker
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer (berkaca mata) (Dok KPK)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan potensi kerugian negara dalam perkara dugaan pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Berdasarkan hasil penelusuran penyidik, nilai aliran dana hasil pemerasan yang melibatkan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) bersama sejumlah pihak diduga mencapai Rp201 miliar dalam kurun waktu 2020 hingga 2025.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, angka tersebut diperoleh dari identifikasi transaksi keuangan melalui rekening para tersangka. Nilai itu belum mencakup berbagai bentuk pemberian non-tunai, seperti kendaraan bermotor, fasilitas perjalanan ibadah haji dan umrah, serta berbagai keuntungan lainnya yang berpotensi memperbesar total kerugian negara.

“Dugaan pemerasan yang teridentifikasi dari rekening para tersangka mencapai Rp201 miliar untuk periode 2020 sampai 2025,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga:

KPK Janggal pada Aset Sultan Kemenaker dengan Temuan OTT

KPK menilai besarnya nilai tersebut mencerminkan praktik korupsi yang berlangsung secara sistematis dan berkelanjutan. Modus pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 dinilai tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak tata kelola pelayanan publik, khususnya di sektor ketenagakerjaan yang seharusnya menjamin keselamatan pekerja.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan total 11 tersangka sejak Agustus 2025, termasuk Immanuel Ebenezer yang saat itu menjabat Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Selain unsur pimpinan, para tersangka juga berasal dari jajaran struktural Direktorat Bina K3 dan Binwasnaker Kemenaker, serta pihak swasta yang diduga menjadi perantara atau penerima manfaat.

Tak berhenti di situ, pada 11 Desember 2025 KPK kembali mengumumkan tiga tersangka baru. Penambahan ini menguatkan dugaan bahwa praktik pemerasan telah melibatkan jaringan luas lintas jabatan, sehingga memungkinkan terjadinya akumulasi dana dalam jumlah sangat besar selama bertahun-tahun.

KPK menegaskan, pengusutan perkara ini tidak hanya bertujuan menjerat pelaku, tetapi juga memulihkan kerugian negara dan memperbaiki sistem pengawasan penerbitan sertifikat K3. Lembaga antirasuah itu menilai pembenahan sistem menjadi krusial agar praktik serupa tidak kembali terjadi dan kepercayaan publik terhadap layanan negara dapat dipulihkan.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...