Menuju Net Zero Emission, Peta Jalan BBM Rendah Sulfur Mulai Diterapkan di Berbagai Daerah

Pengamat Ekonomi Minta Sikat Backing Mega Korupsi di Pertamina
Ilustrasi-Bahan Bakar (Pertamina)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan pentingnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM) rendah sulfur sebagai langkah konkret untuk menekan emisi dan memperbaiki kualitas udara di Indonesia.

Menyikapi kondisi polusi udara yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kota-kota besar, BBM rendah sulfur dipandang sebagai kebutuhan mendesak.

“BBM rendah sulfur adalah sebuah kebutuhan. Karena kita semua tahu kualitas udara kita saat ini kurang bagus, dan salah satu penyebabnya adalah BBM kita yang mengandung sulfur tinggi,” kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu (5/10/2024).

Menurut Agus, sektor transportasi merupakan penyumbang emisi terbesar yang berdampak pada penurunan kualitas udara.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk mengambil berbagai langkah guna mengurangi dampak buruk perubahan iklim.

Salah satu upayanya adalah dengan mengganti BBM bersulfur tinggi dengan yang lebih ramah lingkungan.

Langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai net zero emission (NZE) pada tahun 2060.

“Mengingat penggunaan BBM dengan sulfur tinggi menjadi salah satu penyumbang emisi, maka mengganti dengan BBM rendah sulfur menjadi sebuah keharusan agar kualitas udara tidak semakin memburuk,” ucap Agus.

Untuk mengoptimalkan pelaksanaan penggunaan BBM rendah sulfur, pemerintah telah menyusun peta jalan (road map) pendistribusian bahan bakar tersebut.

Road map ini akan menjadi acuan dalam pelaksanaan dan pengawasan di lapangan, memastikan transisi berjalan sesuai rencana.

“Peta jalan pemanfaatan BBM rendah sulfur sudah tersedia, dan tentunya pelaksanaannya akan mengikuti road map tersebut,” jelas Agus.

Berdasarkan peta jalan tersebut, distribusi BBM solar rendah sulfur akan dimulai di wilayah Jakarta, Cikampek, dan Balongan, kemudian menyusul daerah lain seperti Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Maluku.

BACA JUGA: Pembatasan Pembelian Pertalite 1 Oktober, Segera Bikin QR Code Pertamina!

Sementara itu, pendistribusian bensin bersih bersulfur rendah akan dimulai dari Sumatera bagian utara, kemudian berlanjut ke bagian selatan, Banten, Jawa Tengah bagian utara, dan Kalimantan Barat.

Indonesia telah meningkatkan komitmennya dalam mengurangi emisi karbon, dengan menaikkan target Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) menjadi 32 persen pada tahun 2030, setara dengan 912 juta ton CO2.

Sebelumnya, target pengurangan emisi adalah 29 persen atau setara dengan 835 juta ton CO2. Langkah ini menjadi bagian dari upaya global untuk menahan laju kenaikan suhu bumi dan mengurangi dampak pemanasan global.

Agus menambahkan bahwa BBM rendah sulfur merupakan salah satu solusi utama untuk mengurangi emisi yang memicu pemanasan global.

Dengan implementasi yang bertahap dan tepat sasaran, diharapkan Indonesia dapat mencapai target pengurangan emisi yang lebih ambisius serta menjaga kualitas udara yang lebih baik bagi masyarakat.

Upaya pemerintah ini menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan membangun masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026