Mendagri: Kepala Daerah yang Telat Ikut Retreat Tak Dinyatakan Lulus

retreat kepala daerah-7
(x)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Daerah yang datang terlambat dan tak menghadiri kelas retreat kepala daerah minimal 90 persen akan memperoleh sertifikat yang berbeda.

Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Minggu malam, (23/2/2025).

“Kami akan bedakan sertifikatnya, yang 90 persen sertifikatnya lulus. Yang datang tengah-tengah kami beri sertifikat telah mengikuti. Telah mengikuti saja tidak ada kata lulus, mengapresiasi saja,” kata dia.

Menurutnya, bakal ada kepala daerah yang menyusul datang dalam retret di Akademi Militer Magelang tersebut.

“Saya tahu dalam beberapa waktu ini akan ada lagi yang akan bergabung,” ujarnya.

Hingga hari ketiga, masih ada 47 kepala daerah yang belum menghadiri retreat tanpa izin. Panitia mempersilakan mereka jika akan bergabung dengan kepala daerah lainnya dalam orientasi.

Sebelumnya, DPP PDIP melalui surat bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 tentang instruksi harian ketua umum, memerintahkan anggotanya yang menjabat kepala daerah untuk menunda perjalanan menuju retret di Akmil Magelang. Surat itu ditandatangani Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri itu.

Instruksi itu keluar setelah Hasto Kristiyanto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Namun, ada beberapa kepala daerah kader PDIP yang menghadiri retreat.

Hingga hari kedua retret pada Sabtu 22 Februari 2025, tiga kepala daerah PDIP yang memutuskan hadir yakni Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Bupati Malang Sanusi, dan Bupati Blitar Rijanto.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyebutkan akan ada kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menyusul datang di retret kepala daerah di Akademi Militer Magelang. Hingga kini, masih ada 47 kepala daerah yang belum hadir.

“Sepertinya ada kemungkinan dalam waktu yang tidak terlalu lama ada juga yang kemudian bergabung,” kata Bima di komplek Akmil pada Minggu, (23/2/2025).

Namun, Bima mengaku belum tahu kapan mereka akan datang retret di Akmil Magelang. “Mengenai waktunya kapan, siapa saja, mari kita tunggu,” ujarnya.

BACA JUGA:

Sri Mulyani Jadi Pemateri Retreat Kepala Daerah Malam Ini

Hari Pertama Retreat Kepala Daerah Dibuka dengan Kegiatan Senam

“Sepertinya ada kemungkinan dalam waktu yang tidak terlalu lama ada juga yang kemudian bergabung,” kata Bima di komplek Akmil pada Minggu, 23/2/2025.

Namun, Bima mengaku belum tahu kapan mereka akan datang retret di Akmil Magelang.

“Mengenai waktunya kapan, siapa saja, mari kita tunggu,” ujarnya.

 

(Kaje/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026