Hakim Agung Abdul Manaf Meninggal Dunia

hakim abdul manaf meninggal dunia
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Hakim Agung Kamar Agama Abdul Manaf mengembuskan napas terakhir pada Rabu (21/5/2025) pagi. Salah seorang staf di Kamar Agama, Okiawan Waseso, membenarkan informasi kabar duka cita tersebut.

“Barusan kurang lebih pukul 05.30 WIB di Depok,” kata Okiawan melansir kanal Mahkamah Agung (MA), Dandapala, Rabu (21/5/2025).

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas MA Sobandi menambahkan jenazah akan disemayamkan dan disalatkan di MA.

“Jam 9-9.30 jenazah diberangkatkan dari Depok. InsyaAllah jam 11 sudah disemayamkan di MA, kemudian disalatkan di masjid Mahkamah Agung,” kata Sobandi.

Abdul Manaf resmi dilantik menjadi hakim agung pada 15 Agustus 2018. Melansir laman Badan Peradilan Agama (Badilag), pria kelahiran Bogor, 12 Juli 1958, itu mengawali kariernya sebagai pegawai di Pengadilan Agama (PA) Bajawa, NTB, pada tahun 1984. Dua tahun kemudian menjadi hakim di tempat yang sama.

Di satuan kerja itu pula dia menjadi wakil ketua (1988) dan dipromosikan menjadi ketua empat tahun setelahnya.

Selama empat tahun menjadi Ketua PA Bajawa, Abdul Manaf dimutasi menjadi Ketua PA Karangasem, Bali. Ia memulai tugas di sana sejak tahun 1996.

Abdul Manaf menapaki karier di Pulau Jawa mulai tahun 2003, ketika dilantik menjadi Wakil Ketua PA Jakarta Utara. Di satuan kerja yang sama, mulai tahun 2006, alumnus IAIN Yogyakarta itu dipromosikan menjadi ketua.

Dua tahun berikutnya, Abdul Manaf diangkat menjadi hakim tinggi di PTA Medan. Pada tahun 2009, ayah dari dua anak itu pindah tugas ke PTA Jakarta sebagai hakim tinggi yang ditugaskan di Badan Pengawasan MA.

Baca Juga:

Suami Najwa Shihab, Ibrahim Sjarief Meninggal Dunia

Pangeran Rama Djatikusuma Tokoh Sunda Kuningan Meninggal Dunia

Karier Abdul Manaf menanjak di Bawas. Mulai tahun 2012, ia dipromosikan menjadi pejabat eselon II, tepatnya Inspektur Wilayah IV Bawas yang meliputi wilayah NTB, NTT, Maluku dan Papua.

Setahun kemudian yaitu pada tahun 2013 dia digeser menjadi Inspektur Wilayah III Bawas yang meliputi wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Pada tahun 2015, Abdul Manaf dilantik sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Badilag. Dia merupakan Dirjen Badilag yang ketiga setelah Wahyu Widiana dan Purwosusilo.

Tiga tahun kemudian ia dilantik menjadi Wakil Ketua PTA Surabaya, dan pada Agustus 2018 dilantik menjadi hakim agung setelah dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di DPR RI.

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun