Menapak Jejak Purba di Nglanggeran, Desa Wisata Penuh Harmoni Alam dan Budaya

Desa Wisata Nglanggeran
Pemandangan Embung Nglanggeran di waktu pagi/sore yang menenangkan. (Foto:DIY)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Daerah Istimewa Yogyakarta selalu punya cara sederhana untuk membuat siapa pun jatuh cinta. Di balik hiruk-pikuk Malioboro dan denyut pusat kota, Jogja menyimpan desa-desa sunyi yang justru menghadirkan makna liburan sesungguhnya: berjalan pelan, menghirup udara bersih, dan menyapa alam tanpa tergesa.

Perjalanan menuju Desa Wisata Nglanggeran di Kecamatan Patuk, Gunungkidul, dimulai dengan meninggalkan keramaian kota. Jalanan berkelok membawa kendaraan menembus perbukitan, hingga perlahan suasana berubah lebih hijau dan tenang. Sekitar satu jam dari pusat Kota Yogyakarta, desa ini menyambut dengan lanskap alam yang terasa purba sekaligus bersahaja. Tak heran jika pada 2021, Nglanggeran dinobatkan sebagai Best Tourism Village oleh UNWTO, melengkapi deretan penghargaan pariwisata berkelanjutan yang lebih dulu diraihnya.

Jejak waktu paling nyata terasa saat kaki mulai menapaki Gunung Api Purba Nglanggeran. Gunung yang dikenal warga sebagai Gunung Gedhe ini berdiri sejak puluhan juta tahun silam. Jalurnya bersahabat, batu-batu besar tersusun alami seakan membimbing langkah pendaki. Saat pagi tiba, kabut perlahan tersibak dan matahari muncul di ufuk timur, menciptakan panorama yang membuat pendakian terasa terbayar lunas.

Tak jauh dari sana, Embung Nglanggeran menjadi ruang hening bagi siapa pun yang ingin menepi. Airnya tenang, dikelilingi kebun durian dan kelengkeng milik warga. Sore hari adalah waktu terbaik—langit berubah jingga, siluet Gunung Api Purba memantul di permukaan air, dan dunia seolah melambat dengan sendirinya.

Di balik keindahan alamnya, Nglanggeran menyimpan cerita hidup yang unik. Kampung Pitu, sebuah permukiman kecil di dalam kawasan gunung, hanya dihuni tujuh kepala keluarga. Angka ini dijaga secara turun-temurun. Jika jumlah keluarga bertambah, maka yang lain akan merantau. Di sini, sawah membentang di antara tiga puncak gunung, menciptakan lanskap pedesaan yang terasa sakral dan eksotis.

Petualangan berlanjut ke Kedung Kandang. Jembatan baru yang diresmikan pada 2024 menjadi penghubung Sleman dan Gunungkidul sekaligus spot wisata baru. Di bawahnya, air terjun buatan dan aliran alami dari tebing vulkanik bertingkat menghadirkan pemandangan yang dramatis. Saat musim hujan tiba, debit air yang deras menjadikan kawasan ini semakin hidup dan memesona.

Nglanggeran bukan hanya tentang alam, tetapi juga denyut budaya yang tetap terjaga. Malam-malam tertentu di desa diisi alunan gamelan karawitan, denting lesung pada gejog lesung, hingga tarian jathilan dan reog yang sarat makna. Seni tradisi ini bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari kehidupan warga yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Baca Juga:

Eksotisme Desa Wisata Sawarna, Surga Tersembunyi di Pesisir Selatan Banten

Perut yang lapar setelah seharian menjelajah pun menemukan kebahagiaannya. Di Soto Mak Djam, soto ayam dan sapi disajikan sederhana di tepi sawah—hangat dan akrab. Sementara Pawon Purba menawarkan rasa khas Gunungkidul: tiwul, belalang goreng, dan pemandangan kaki gunung yang menenangkan.

Di sudut desa lain, aroma kakao tercium dari Griya Cokelat Nglanggeran. Di sinilah warga mengolah hasil kebun menjadi cokelat lokal. Pengunjung dapat melihat prosesnya, mencoba membuat cokelat sendiri, hingga membawa pulang berbagai olahan sebagai oleh-oleh. Tak jauh, Griya Batik Nglanggeran menghadirkan motif-motif alam khas desa, daun, bunga, dan kakao yang dituangkan ke kain dan topeng dengan tangan-tangan terampil warga.

Pengalaman semakin lengkap saat singgah di peternakan kambing etawa. Wisatawan diajak memberi pakan, belajar memerah susu, hingga mengenal proses pengolahan susu yang kaya nutrisi. Interaksi sederhana ini justru meninggalkan kesan mendalam tentang kehidupan desa yang apa adanya.

Di Nglanggeran, waktu seakan berjalan dengan ritme berbeda. Alam, budaya, dan kehidupan masyarakat berpadu tanpa dibuat-buat. Bagi mereka yang ingin berlibur tanpa kehilangan rasa, desa ini menawarkan lebih dari sekadar destinasi, ia menghadirkan pengalaman pulang ke alam dan manusia.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Rumah Adat Cikondang

Ini Keunikan Rumah Adat Cikondang

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Rumah Adat Cikondang, terletak di Kampung Cikondang, Kelurahan Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merupakan warisan budaya yang kaya akan sejarah dan

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

2

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

3

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

4

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...