Eksotisme Desa Wisata Sawarna, Surga Tersembunyi di Pesisir Selatan Banten

Desa Wisata Sawarna
Eksotisme Desa Wisata Sawarna (Foto: dok. Pemdes Sawarna).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Deburan ombak yang ritmis berpadu dengan desiran angin seolah berbisik di telinga. Hamparan pasir putih yang lembut, diselingi gugusan karang yang memagari tepian pantai, menyambut setiap pengunjung yang tiba.

Ketika menjejakkan kaki di selatan Lebak, Banten, panorama pantai yang masih asri langsung menyegarkan pandangan. Inilah Desa Wisata Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, sebuah destinasi yang menawarkan keindahan alami tanpa polesan.

Menjelajahi kawasan pantai di Sawarna serupa menemukan sepotong surga tersembunyi. Setidaknya terdapat enam spot pantai eksotis yang menjadi favorit wisatawan, yaitu Karang Beureum, Legon Pari, Karang Taraje, Pantai Ciantir, Tanjung Layar, dan Gua Langir.

Di Legon Pari, misalnya, pengunjung disuguhi pantai berpasir putih yang bersih dan landai. Tempat ini menjadi primadona bagi wisatawan yang ingin berenang, bermain pasir, atau sekadar menikmati secangkir kopi sambil memandangi garis horizon.

Berbeda dengan itu, Karang Beureum menawarkan pengalaman unik berupa hamparan karang kokoh yang menghadang hantaman ombak. Lokasi ini sering diburu mereka yang mengejar momen matahari terbit, karena cahaya pagi yang memantul di permukaan karang menciptakan pemandangan dramatis.

Anggota Balawista Pantai Sawarna, Saprudin, menjelaskan bahwa Sawarna juga memiliki spot unggulan lain seperti Pantai Ciantir, Tanjung Layar, dan Gua Langir.

Baca Juga:

Menggali Potensi, Mengembangkan Wisata Religi di Desa Galagamba Cirebon

Dua Desa Wisata Indonesia Raih Penghargaan dari UN Tourism 2025

Setiap tempat menyimpan pengalaman tersendiri. Di Karang Taraje, pengunjung bisa menyaksikan ombak besar yang menerjang dinding karang, menciptakan semburan air tinggi yang menjadi latar ideal untuk foto artistik. Sementara itu, Tanjung Layar terkenal dengan dua batu karang besar yang menyerupai layar kapal, ikon alam yang kerap menjadi objek foto wisatawan.

Tidak kalah menarik, Gua Langir menghadirkan suasana purba yang begitu alami. Dinding gua yang kokoh dan pencahayaan alami menciptakan panorama eksotis bagi pecinta fotografi maupun pengunjung yang ingin menikmati ketenangan.

Rangkaian keindahan alam ini menjadikan Desa Wisata Sawarna sebagai destinasi yang mampu memanjakan mata dan menenangkan pikiran. Setiap sudutnya menawarkan sensasi berbeda, mulai dari panorama sunrise, debur ombak yang menghantam karang, hingga lanskap pantai yang masih alami, semua dapat dinikmati bagi siapa pun yang berkunjung ke kawasan pesisir Banten ini.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025