McLaren Bebaskan Norris dan Piastri Bersaing, Asal Tak Rusak Harmoni Tim

Formula 1
Ilustrasi - Pembalap tim Red Bull Max Verstappen (kanan) dan pembalap tim Ferrari Charles Leclerc (tengah) beradu cepat dalam balap Formula 1 Grand Prix di Las Vegas Strip Circuit, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (19/11/2023) (Foto: Dok. Antara/Reuters).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Di tengah ketatnya persaingan memperebutkan gelar juara dunia Formula 1 musim 2025, McLaren menunjukkan pendekatan matang dalam mengelola dua aset berharganya, Lando Norris dan Oscar Piastri.

Kedua pembalap muda ini berada dalam performa puncak dan saling bersaing ketat di papan atas klasemen, namun tim memilih untuk tidak memasang batasan ketat selama mereka tetap menjaga semangat sportivitas dan harmoni internal.

CEO McLaren Racing, Zak Brown, menegaskan bahwa pihaknya tidak menerapkan strategi pembalap utama atau “team order”.

Menurut Brown, yang terpenting adalah kedua pembalap bisa saling bertarung secara bersih tanpa merugikan kepentingan tim secara keseluruhan.

“Tidak ada yang berubah. Mereka boleh saling membalap dengan keras, yang penting tetap bersih. Siapa yang finis di depan, itu terserah mereka,” ujar Brown.

Komentar tersebut merujuk pada duel sengit antara Norris dan Piastri dalam balapan GP Austria, yang sempat membuat jantung para penggemar McLaren berdebar.

Meski saling menekan di lintasan, keduanya tetap menunjukkan respek satu sama lain, menghindari benturan, dan membawa pulang poin berharga bagi tim.

Zak Brown mengapresiasi performa dan sikap profesional kedua pembalapnya. Ia juga menyoroti bahwa hubungan personal antara Norris dan Piastri menjadi pondasi penting dalam menjaga kekompakan tim di tengah situasi yang berpotensi memanas.

“Kapan pun dua mobil Anda berada sangat dekat, tentu ada ketegangan. Tapi saya rasa mereka melakukannya dengan baik. Hubungan mereka juga luar biasa. Kami benar-benar menaruh perhatian besar untuk membangun chemistry di dalam tim, dan itu dimulai dari para pembalap,” tuturnya.

Strategi McLaren yang membebaskan kedua pembalap untuk bertarung tanpa intervensi berlebihan terlihat sebagai cerminan kepercayaan tinggi terhadap profesionalisme mereka.

Pendekatan ini juga sekaligus menunjukkan bahwa tim asal Woking itu tidak hanya mengincar gelar juara konstruktor, tapi juga siap menyaksikan perebutan gelar individual antara dua pebalapnya sendiri selama itu berlangsung dengan fair play.

Dengan paruh kedua musim yang semakin mendekat dan klasemen yang makin ketat, McLaren akan terus menjadi sorotan.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City