Waspada! Ini Masalah Pada Mobil Saat Melewati Jalur Pantai Selatan

m
(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG.TM.ID Pasti ada beberapa dari kamu yang mudik melalui Jalur Pantai Selatan. Di jalur tersebut terdapat berbagai macam kondisi jalan seperti jalan rusak, mulus, turunan, tanjakan, sampai berpasir. Pastikan mobil kamu dalam kondisi yang aman dan tidak ada masalah saat melewati jalur tersebut.

Melansir IDN, IDN Times sudah merangkum setidaknya 3 masalah yang mungkin saja terjadi pada mobil saat menyusuri jalur pantai selatan. Tapi jangan takut, masalah tersebut bisa diminimalisir dengan melakukan perawatan serta pengecekan pada mobil dengan menyeluruh sebelum kamu mudik.

1. Rem Kurang Pakem Karena Panas

Jalur Pantai Selatan
(Web)

Jalur pantai selatan mempunyai jalanan tanjakan dan turunan yang sangat terjal. Maka dari itu, sistem pengeremannya bisa saja terjadi masalah. Terutama mobil yang sudah memamakai rem cakram. Piringan cakram tersebut lama-lama akan memnas dan membuat kinerjanya menurun.

Bahkan rem tersebut bisa saja blong. Hal tersebut karena pengemudi terus menerus menginjak rem pedal.

2. Masalah Pada Ban

j
(web)

Masalah ketiga yaitu pada ban. Ban mobil kamu bisa saja bocor atau kempis saat melewati jalan rusak di jalur pantai selatan. Ada beberapa ruas jalan yang rusaknya cukup parah, dan bisa membuat ban mobil kamu rusak parah bahkan bocor.

Ada baiknya untuk membawa peralatan menambal ban serta memastikan kondisi ban serep mobil dalam kondisi yang baik. Kamu bisa membawa peralatan untuk menambal ban tubeless yang bocor.

Untuk itu kamu perlu membeli kit, tire repair, yang isinya karet penambal bentuknya cacing, pengait, pembuka lubang ban, dan lem khusus ban. Harganya bisa mencapai 50 ribu di onlineshop. Selanjutnya jangan lupa beli pompa ban dan ban dongkrak khusus mobil.

3. Overheat

Mungkin masalah ini bisa mengintaimu saat melewati Pansela yaitu overheat. Overheat adalah kondisi mesin mobil yang terlalu panas. Biasanya bisa terpantau dari logo merah yang muncul di indikator suhu mesin.

Masalah tersebut banyak terjadi pada mobil yang usianya tua. Tapi tidak menutup kemungkinan mobil muda juga tidak bisa terjadi. Biasanya kinerja mesin akan berat saat melewati tanjakan di sepanjang jalur Pansela tersebut.

Jadi, masalah-masalah tersebutlah yang perlu kamu perhatikan saat melewati jalur Pansela nanti.

BACA JUGA: Kendaraan Dinas Dilarang Digunakan untuk Mudik, Ini Alasannya!

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara