Legenda Kuda Terbang Semprani Gunung Manglayang

Legenda kuda terbang
Foto:webneel.com
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID:  Legenda kuda terbang semprani yang jatuh di lereng gunung Manglayang penuh misteri dan perjalanan kuda terbang bernama Semprani.

Gunung Manglayang, dengan keindahan alamnya, menyimpan sebuah misteri yang melibatkan kisah sejarah mistis tentang kuda terbang. Sebuah legenda yang diwariskan dari generasi ke generasi mengaitkan Gunung Manglayang dengan perjalanan misterius seekor kuda bernama Semprani, yang terbang dari Cirebon menuju Banten.

Menurut cerita yang beredar dalam sejarah Batu Kuda Gunung Manglayang, wilayah ini dulunya menjadi tempat pendaratan dramatis untuk kuda yang melayang dari langit. Konon, kuda ini adalah Semprani, yang dalam kisah sejarah jatuh di Gunung Manglayang ketika sedang dalam perjalanan menuju Banten.

Perjalanan udara yang dilakukan oleh kuda terbang ini tidak berakhir mulus, karena tersungkur dan jatuh di permukaan dasar lereng Gunung Manglayang, tepatnya di wilayah perbatasan Kabupaten Bandung. Cerita ini menjadi inti dari hubungan antara Gunung Manglayang dan misteri kuda terbang yang terdapat dalam sejarahnya.

Baca Juga:Legenda Batu Kuda Gunung Manglayang yang Penuh Misteri

Kisah ini lebih lanjut terhubung dengan keberadaan Situs Batu Kuda di Gunung Manglayang. Meski bentuk batu yang ada saat ini tidak menyerupai kuda, namun diyakini sebagai jejak sejarah dari kejadian dramatis tersebut. Cerita berlanjut dengan kuda terbang yang tersungkur hingga terlilit oleh semak belukar di sekitarnya, menjadikannya tidak dapat membebaskan diri selamanya, akhirnya berubah menjadi batu.

Batu Kuda ini kemudian dikaitkan dengan suatu lokasi di Gunung Manglayang yang diberi nama Jalur Batu Kuda, terletak di jalur pendakian gunung tersebut. Lokasi ini menjadi destinasi yang menarik bagi para pendaki dan pengunjung, menjadi saksi bisu dari kisah mistis kuda terbang Semprani.

Manglayang, nama gunung ini, konon diambil dari kata “Layang” yang berarti terbang. Hubungan ini tidak lepas dari legenda kuda terbang Semprani yang terdapat dalam sejarahnya. Nama Manglayang menjadi suatu simbol yang mengingatkan akan keberanian dan misteri perjalanan udara seekor kuda yang diabadikan dalam legenda Gunung Manglayang.

Meskipun kisah ini dipenuhi nuansa mistis, tetapi menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan budaya dan sejarah masyarakat sekitar Gunung Manglayang. Sebuah misteri yang terus merayakan keindahan alam dan kisah-kisah luar biasa yang melekat pada setiap puncak dan lembah di lerengnya.

 

 

(Mahardika/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara