Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah

Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Tasikmalaya Sandal Tarumpah (shopee)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sandal tarumpah atau yang terkenal juga sebagai sandal kulit jepit, merupakan produk khas Tasikmalaya, Jawa Barat, yang memiliki nilai budaya tinggi.

Lebih dari sekadar alas kaki, Sandal Tarumpah mencerminkan identitas dan sejarah panjang masyarakat Tasikmalaya.

Seiring perkembangan zaman, sandal ini tetap bertahan dan semakin diminati, bahkan oleh generasi muda.

Sejarah Panjang Sandal Tarumpah

Sandal Tarumpah pertama kali dibuat oleh pengrajin lokal Tasikmalaya pada abad ke-19. Awalnya, sandal ini berbahan dasar kayu kelapa dengan desain sederhana. Namun, seiring waktu, para pengrajin mulai menggunakan kulit sapi dan kerbau berkualitas tinggi untuk menciptakan sandal yang lebih tahan lama dan nyaman dipakai.

Saat ini, beberapa pengrajin Sandal Tarumpah yang terkenal di Tasikmalaya antara lain Toha, Selamet, dan Maher. Ketiganya memiliki pasar dan toko sendiri di pusat Kota Tasikmalaya, menjadikan produk mereka lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

Keunikan Sandal Tarumpah

Sandal Tarumpah memiliki berbagai keunggulan yang membedakannya dari sandal biasa, di antaranya:

  1. Bahan Berkualitas Tinggi: Menggunakan kulit sapi atau kerbau yang kuat dan tahan lama.
  2. Sol Kuat dan Anti Licin: Terbuat dari karet mentah yang kokoh, sehingga aman digunakan di berbagai medan.
  3. Motif Ukiran Tradisional: Dihiasi dengan motif khas seperti bunga, daun, dan bentuk geometris, menjadikannya lebih menarik.
  4. Pembuatan Secara Tradisional: Dikerjakan dengan tangan oleh para pengrajin berpengalaman, sehingga setiap pasang sandal memiliki keunikan tersendiri.

Jenis Sandal Tarumpah 

Sandal Tarumpah hadir dalam berbagai jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya:

  1. Sandal Tarumpah Polos: Desain sederhana tanpa ukiran, cocok untuk penggunaan sehari-hari.
  2. Sandal Tarumpah Ukiran: Dihiasi dengan motif tradisional yang indah, cocok untuk acara formal atau koleksi.
  3. Sandal Tarumpah Warna: Tersedia dalam berbagai pilihan warna seperti hitam, coklat, tan, dan merah.
  4. Sandal Tarumpah Wanita: Memiliki desain yang lebih ramping dan feminin dibandingkan versi pria.

BACA JUGA:

Tips Pilih Sandal Eiger Terbaik Sesuai Kebutuhan

Kebutuhan Rp60 Miliar, Pemdaprov Jabar Bantu Anggaran Penyelenggaraan PSU Tasikmalaya

Sandal Tarumpah dalam Budaya dan Tradisi Masyarakat

Sandal Tarumpah bukan hanya sekadar alas kaki, tetapi juga bagian dari budaya dan tradisi masyarakat Tasikmalaya. Alas kaki ini sering digunakan dalam berbagai acara adat seperti pernikahan, sunatan, dan festival budaya.

Selain itu, Sandal Tarumpah juga menjadi oleh-oleh khas yang banyak diburu oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Meskipun berakar pada tradisi, Sandal Tarumpah terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Para pengrajin kini menghadirkan inovasi dengan menggabungkan elemen modern dalam desainnya, sehingga lebih sesuai dengan selera anak muda.

Promosi melalui media sosial dan marketplace online juga turut mendukung popularitas Sandal Tarumpah di pasar yang lebih luas.

Upaya Pelestarian Sandal Tarumpah

Agar warisan budaya ini tetap lestari, berbagai langkah pelestarian perlu dilakukan, seperti:

  1. Memberikan pelatihan kepada generasi muda untuk meneruskan keterampilan membuat Sandal Tarumpah.
  2. Mempromosikan produk ini melalui berbagai media dan event budaya.
  3. Mendorong masyarakat, khususnya anak muda, untuk menggunakan Sandal Tarumpah dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan usaha bersama, Sandal Tarumpah dapat terus bertahan sebagai salah satu kebanggaan budaya Indonesia. Keunikan dan nilai sejarahnya menjadikan sandal ini lebih dari sekadar alas kaki, tetapi juga simbol identitas dan tradisi yang perlu dijaga keberlangsungannya.

 

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City