Kuasa Hukum, Bawa Koper Berisi Senjata Api dan Peluru Yang Dititipkan Untuk Arsan Latif

Arsan Latif tersangka kasus korupsi Pasar Cigasong Majalengka
Arsan Latif, tersangka kasus korupsi Pasar Cigasong, Majalengka, kedapatan membawa barang terlarang ke Rutan Kelas I Bandung (Instagram @Arsan Latif)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Arsan Latif, tersangka kasus korupsi Pasar Cigasong, Majalengka, kedapatan membawa barang terlarang ke Rutan Kelas I Bandung, saat akan menjalani masa tahanan. Senjata itu tidak dibawa Arsan langsung, melainkan oleh kuasa hukumnya.

Adapun kuasa hukum Mantan PJ Bupati Bandung Barat tersebut, diketahui kedapatan membawa senjata api, saat dilakukan penggeledahan barang bawaan di dalam koper. Hal itu diketahui petugas rutan dan langsung menyitanya.

Kepala Rutan Kelas I Bandung, Suparman menerangkan jika senjata itu bukan dibawa langsung oleh Arsan Latif. Melainkan senjata itu di bawa oleh kuasa hukum Arsan, yang dimasukkan ke dalam koper.

Rencananya koper tersebut akan di bawa Arsan selam menjalani masa tahanan 20 hari ke depan sebelum sidang.

“Jadi, kita Senin jam 20.30 WIB kita menerima tahanan dari Kejaksaan Tinggi. Setelah itu, kita lakukan pengeledahan badan, lalu selesai. Jam 21.30 WIB ada PH-nya, itu membawa peralatan koper isi pakaian dan sebagainya. Lalu kita periksa, seperti standarnya. Ini kita lakukan pengedahan barang bawaan, ternyata kita dapatkan senjata api, termasuk juga handphone,” kata Suparman, saat ditemui Selasa (16/7/2024).

Suparman mengatakan, setelah mendapati senjata tersebut, pihak rutan langsung berkordinasi dengan pihak kepolisian. Senjata itupun, langsung diserahkan ke pihak kepolisian.

“Setelah itu, karena ini barang yang dilarang, kita langsung koordinasi dengan Polsek Batununggal. Kita bekerjasama dengan Polsek Batununggal, dan kita serahkan kepada Polsek Batununggal terkait temuan kita senjata api,” katanya.

BACA JUGA: Kejati Jabar Penjarakan Eks PJ Bupati Bandung Barat Arsan Latif

Suparman menuturkan, selain senjata api ada beberapa barang lainnya yang ditemukan di dalam koper. Yakni petugas rutan menemukan juga lima peluru.

“Ada senjata api, lalu lima butir peluru, lalu handphone. Jenisnya jenis laras pendek, ya. Kalau ininya mungkin bisa ditanyakan kepada polisi,” katanya.

(Cesar/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri