KPK Tetapkan Dua Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Uang Ratusan Juta Disita

ott kpk bea cukai. PN Depok
Ilustrasi. (dok KPK)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berkaitan dengan dugaan penerimaan fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah tim penyidik melakukan gelar perkara di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Yang pasti dalam ekspos siang ini dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (14/3).

Namun demikian, Budi belum mengungkap identitas dua tersangka tersebut. Ia hanya memastikan bahwa proses pemeriksaan terhadap sejumlah pihak masih berlangsung.

Belasan Orang Masih Diperiksa

Sebelumnya, KPK membawa 13 orang ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan selama 1×24 jam setelah operasi tangkap tangan yang juga menyeret Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

Dari jumlah tersebut, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara 11 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Sebelum dibawa ke Jakarta, total sebanyak 27 orang sempat diamankan dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kabupaten Cilacap.

“Masih dilakukan pemeriksaan. Semuanya masih di dalam untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Budi.

Baca Juga:

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman di Jawa Tengah

Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah

Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Selain uang, penyidik juga menyita beberapa dokumen serta barang elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penerimaan fee proyek tersebut.

“Untuk uang tunai yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini sejumlah ratusan juta rupiah,” ujar Budi.

KPK menyatakan akan menyampaikan secara lengkap konstruksi perkara, identitas tersangka, serta peran masing-masing pihak dalam konferensi pers resmi setelah proses pemeriksaan awal selesai.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026