Kepastian Subsidi Motor Listrik, Pemerintah Kasih Jatah Kuota Berapa?

subsidi motor listrik
(United)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Kejelasan kebijakan subsidi motor listrik, mulai menemukan jawaban setelah pergantian pemerintahan di tahun 2025.

Pemerintah melalui sejumlah kementerian terkait kini tengah mengodok insentif tersebut yang direncanakan mulai berlaku pada Juni 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan, bantuan sebesar Rp 7 juta sebagai insentif motor listrik akan digalakan. Akan tetapi, jumlah kuota subsidi akan disesuaikan dengan sisa waktu pelaksanaan di tahun ini.

“Insentif motor listrik Rp 7 juta kita lanjutkan. Kuotanya nanti tergantung waktunya ya. Kan ini waktunya tinggal enam bulan ya ke depan,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Minggu (25/05/2025).

Di samping itu, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza juga membenarkan, bahwa kebijakan ini sudah mendapat restu dari Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ia menegaskan, pelaksanaan program akan diteruskan sebagaimana mestinya.

BACA JUGA:

Ada Program Subisidi Mandiri, Bikin Seres E1 Lebih Menggoda dari LCGC!

Subsidi Motor Listrik 2025 Tak Jelas, Produsen Resah!

Sebelumnya, Minat masyarakat terhadap motor listrik di Indonesia mengalami penurunan signifikan pada awal tahun 2025. Penurunan ini dipicu oleh ketidakpastian pemerintah mengenai kelanjutan program subsidi motor listrik .

Ketidakpastiaan program terbut, membuat produsen kendaraan roda dua listrik, salah satunya Maka Motors, mendesak pemerintah agar menjawab kepastian.

Sebab, dalam tahun 2024, program insentif sebesar Rp7 juta per unit motor listrik mampu meningkatkan penjualan secara signifikan. Data mencatat lonjakan penjualan dari 11.000 unit di tahun 2023 menjadi 63.000 unit sepanjang 2024. Namun, ketidakpastian subsidi di tahun 2025 membuat pasar kembali lesu.

Sementara, dari laporan kuartal pertama 2025, penjualan motor listrik hanya membuahkan 2.000 uni, jauh dari target ambisius pemerintah yang menargetkan 200.000 unit hingga akhir tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa konsumen lebih memilih menahan pembelian sambil menunggu kepastian kebijakan.

CEO & Founder Maka Motors, Raditya Wibowo menyampaikan, ketidakpastian subsidi sangat merugikan semua pihak, baik pelaku industri maupun konsumen.

“Ketidakpastian mengenai kelanjutan subsidi sepeda motor listrik cukup kontraproduktif dan menciptakan kebimbangan. Kita sudah melihat bagaimana insentif di tahun 2024 mampu mengakselerasi adopsi motor listrik,” ujar Raditya dalam pernyataan resminya, Sabtu (24/05/2025).

Raditya menegaskan, kepastian subsidi menjadi elemen penting yang perlu segera diputuskan oleh pemerintah. Tanpa kepastian, pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional akan tertahan dan industri dalam negeri akan kesulitan mempertahankan momentum pertumbuhan.

Maka Motors meminta pemerintah tidak terus membiarkan konsumen berada dalam ketidakpastian. Mereka berharap kebijakan subsidi, baik dalam bentuk kelanjutan atau revisi, dapat diumumkan paling lambat pada semester pertama 2025.

Meskipun belum ada kepastian soal subsidi, Maka Motors tetap optimistis produknya tetap diminati masyarakat. Dengan kualitas unggul dan performa yang disesuaikan dengan karakter pengendara Indonesia, mereka yakin mampu mempertahankan pasar.

Selain itu, Maka Motors menegaskan komitmennya terhadap penguatan industri nasional. Seluruh proses penelitian dan pengembangan (R&D) dilakukan di dalam negeri, dengan dukungan tenaga kerja 100 persen orang Indonesia, serta berkomitmen pada aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Produk andalan mereka seperti Maka Cavalry juga tampil di ajang IIMS 2025 sebagai simbol dari inovasi lokal yang mampu bersaing di pasar nasional.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City