Kemenag Latih Penguatan Moderasi Beragama ASN

Penguatan moderasi beragama
Penguatan moderasi beragama. (dok. kemenag)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sasaran mengenai perluasan penguatan moderasi beragama tidak hanya mencakup Kementerian Agama, tapi juga berbagai kementerian dan lembaga negara lainnya.

Sekitar 4 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi target dalam upaya ini. Sebagai persiapan, Kementerian Agama mengadakan Pelatihan Instruktur Nasional Penguatan Moderasi Beragama (INAS PMB) tahun ini.

Pelatihan ini merupakan level tertinggi yang didasarkan pada kebutuhan negara atau institusi.

“Pada pelatihan ini akan dilakukan penyamaan persepsi dalam menanamkan moderasi beragama kepada para dosen, aktivis, organisasi masyarakat, dan para pejabat eselon II pada kementerian dan lembaga,” ujar Kepala Balitbang Diklat Kementerian Agama RI, Suyitno di Ciputat, mengutip laman Kemenag, Senin (13/5/2024).

Dengan fokus pada kebutuhan institusi, pelatihan ini dianggap sebagai langkah awal yang signifikan dalam meningkatkan moderasi beragama di Indonesia.

Dilakukan pretest dan post test untuk mengevaluasi pemahaman peserta secara kognitif dan mencegah terjadinya kesalahpahaman.

Selain itu, pelatihan INAS PMB juga memasukkan studi lapangan sebagai penelitian empiris untuk memahami praktek moderasi beragama dalam beragam situasi.

Suyitno menambahkan bahwa ia berharap agar, ketika terjadi kasus yang serupa, INAS memiliki pemahaman yang mendalam terhadap karakteristiknya dan dapat mengatasinya.

Suyitno juga menyoroti bahwa pelatihan INAS PMB akan menjadi program yang berlangsung secara berkelanjutan.

Ini disebabkan oleh jumlah peserta yang sangat besar, mencakup hampir empat juta orang, termasuk dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN.

BACA JUGA: 3 Landasan Kinerja ASN untuk Wujudkan Provinsi Jabar Termaju

“Mengacu pada data nasional ASN, kita memiliki lebih dari 4 juta ASN, di mana Kementerian Agama sendiri memiliki sekitar 230.000 ASN. Ini belum ditambah dengan non-ASN termasuk berbagai organisasi masyarakat,” ungkapnya.

Suyitno mengharapkan bahwa pelatihan INAS PMB bisa menjadi fondasi yang kuat dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia.

Pelatihan ini juga dianggap sebagai kesempatan untuk menciptakan instruktur yang kompeten dalam menyebarkan prinsip-prinsip moderasi beragama di berbagai tingkatan masyarakat.

 

(Vini/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara