BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala desa merupakan salah satu jabatan yang diinginkan banyak orang karena punya peran strategis dalam memimpin dan mengembangkan desa. Di Ciamis ada seorang Kepala Desa yang mengundurkan diri saat menjabat dengan alasan tak biasa.
Kabag Hukum Sekretariat Daerah Pemkab Ciamis Deden Nurhadana mengatakan Dodi Romdani, Kepala Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi mengundurkan diri pada tahun 2024.
Alasannya, kepala desa tersebut mengundurkan diri dengan alasan memilih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) di Jepang.
“Benar pada tahun 2024 kemarin kami memproses pengunduran diri Kepala Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi. Alasannya karena yang bersangkutan akan kembali bekerja di Jepang,” ujar Deden, Kamis (13/2/2025).
Deden menjelaskan sebelum resmi mengundurkan diri, kepala desa tersebut melakukan konsultasi terlebih dulu. Menurut pengakuannya, Dodi Romdani saat menjabat Kepala Desa Sukamulya mendapat panggilan kembali untuk bekerja di Jepang. Sebelum menjadi kepala desa, Dodi merupakan seorang pekerja migran Indonesia di Jepang.
“Awalnya tak tahu persis, namun dulunya kerja di Jepang. Pas kemarin sudah perpanjangan ada panggilan lagi ternyata (kerja di Jepang),” katanya.
BACA JUGA: Kepala Desa di Purworejo Ditahan, Korupsi Pupuk Subsidi Rp903 Juta!
Menurut Deden, pengunduran diri sebagai kepala desa dan memilih bekerja di tempat lain diperbolehkan menurut aturan karena hak yang bersangkutan. Namun dalam alasan resmi tidak disebutkan sebagai kerja migran namun berhalangan.
Deden menjelaskan, pada saat mengundurkan diri, kepala desa tersebut telah menjabat hampir 6 tahun atau 1 periode. Namun adanya perpanjangan masa jabatan sampai 8 tahun, sehingga kades tersebut masih tersisa 2 tahun lagi.
(Kaje/Usk)