Jaga Daya Beli Masyarakat Rentan, Sri Mulyani Siapkan Anggaran Sosial

Jaga Daya Beli Masyarakat Rentan, Sri Mulyani Siapkan Anggaran Sosial
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Instagram @smindrawati)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan, melalui penguatan berbagai program perlindungan sosial dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.

Langkah ini ditempuh demi memastikan konsumsi rumah tangga, sebagai pendorong utama ekonomi nasional, tetap stabil di tengah tantangan global.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, program-program, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako, bantuan subsidi upah, serta bantuan sosial lainnya akan terus dilanjutkan dan diperluas.

Menurutnya, keberlanjutan program ini penting untuk menopang belanja masyarakat dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Program perlindungan sosial, seperti PKH, kartu sembako, bantuan subsidi upah dan program lainnya akan dilaksanakan untuk menjaga daya beli masyarakat terutama kelompok rentan,” ujar Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna ke-21 DPR RI, Selasa (1/7/2025).

Baca Juga:

9 Polwan Brimob Kawal Sri Mulyani Selama di Nduga

Sri Mulyani Hapus Uang Saku dan Paket Data Kegiatan Rapat ASN Mulai 2026

Ia menjelaskan bahwa konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yakni sekitar 55%.

Oleh karena itu, menjaga daya beli bukan hanya menjadi prioritas ekonomi, tetapi juga bagian dari strategi pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan.

Selain memperkuat jaring pengaman sosial, pemerintah juga akan menjalankan sejumlah program strategis lain untuk mendorong penghasilan dan memperluas lapangan kerja.

Beberapa di antaranya termasuk program makan bergizi gratis (MBG), pengembangan koperasi Desa Merah Putih, serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada jutaan debitur.

Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap konsumsi masyarakat tetap tumbuh di atas 5% pada 2026, sekaligus menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap sektor perdagangan, produksi, dan industri rumah tangga di berbagai daerah.

Dalam RAPBN 2026, kebijakan fiskal akan terus diarahkan agar lebih responsif dan adaptif terhadap dinamika global. Sri Mulyani menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, serta pelaku usaha dalam memastikan intervensi sosial dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. (_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026