Lewati ke konten
Partisipasi
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Kesehatan
    • Selebritas
    • Tips
    • Wisata
    • Kuliner
  • Tekno
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Kesehatan
    • Selebritas
    • Tips
    • Wisata
    • Kuliner
  • Tekno
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Suar Mahasiswa
  • Seni & Budaya
  • Cek Fakta
  • Lentera Desa
  • Lipsus
  • Opini
  • Suar Mahasiswa
  • Seni & Budaya
  • Cek Fakta
  • Lentera Desa
  • Lipsus
  • Opini
  • Jakarta
  • Riau
  • Kuningan
  • Jateng
  • Banten
  • Pangandaran
  • Karawang
  • Jatim
  • Sumut
  • Indramayu
  • Cirebon
  • NTB
  • Maluku Utara
TM_Logo Tematik Agustus (1)
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Olahraga
  • Otomotif
Partisipasi bersama Teropong Media
  • Suar Mahasiswa
  • Seni & Budaya
  • Cek Fakta
  • Lentera Desa
  • Lipsus
  • Opini
  • Suar Mahasiswa
  • Seni & Budaya
  • Cek Fakta
  • Lentera Desa
  • Lipsus
  • Opini

Mozaik Ramadhan

Home > Lifestyle > Kesehatan > Ini Penanganan Tepat Saat Terpapar Gas Air Mata Kedaluwarsa

Ini Penanganan Tepat Saat Terpapar Gas Air Mata Kedaluwarsa

  • Penulis : Anisa
  • 2 September 2025 | 17:45
gas air mata kedaluwarsa-1
(Pexels)
-

Tidak ada video disisipkan.

Bagikan

Whatsapp Link

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gas air mata sering digunakan sebagai pengendali massa oleh aparat keamanan. Zat ini bisa menimbulkan rasa perih, sesak napas, hingga iritasi kulit hanya dalam hitungan detik.

Namun, pernahkah kamu terpikir apa yang terjadi jika gas air mata sudah melewati masa simpannya?

Efek gas air mata kedaluwarsa umumnya tetap berbahaya walaupun daya sebar atau efektivitasnya bisa berkurang.

Zat kimia di dalamnya bisa mengalami perubahan sehingga menimbulkan iritasi, gangguan pernapasan, bahkan efek samping tambahan yang tidak terduga. Supaya lebih jelas, berikut penjelasan lengkapnya.

Efek Gas Air Mata Kedaluwarsa

Gas air mata memiliki masa kedaluwarsa karena kandungan kimianya bisa berubah seiring waktu.

Menurut Agus Haryono, mantan Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI, gas air mata umumnya dibuat dari senyawa bernama 2-chlorobenzalmalonitrile (CS).

Zat ini berbentuk serbuk putih yang akan berubah menjadi gas ketika ditembakkan. Ketika melewati masa kedaluwarsa, senyawa kimia ini bisa mengalami proses oksidasi sehingga efektivitasnya menurun.

Artinya, gas air mata tidak lagi sekuat saat masih baru dalam menimbulkan rasa perih pada mata, sesak napas, atau iritasi kulit.

Namun, gas air mata kedaluwarsa tetap perlu diwaspadai. Pasalnya, sifat zat kimia di dalamnya tetap beracun meski efektivitasnya melemah.

Jika disimpan terlalu lama, struktur kimia bisa berubah dan menimbulkan potensi bahaya baru, misalnya meningkatkan risiko iritasi atau komplikasi kesehatan tertentu.

Secara umum, para pakar kimia menekankan bahwa gas air mata kedaluwarsa tidak otomatis menjadi lebih mematikan. Melainkan lebih ke arah berkurangnya fungsi utama untuk pengendalian massa.

Risiko kesehatan tetap ada, terutama bila gas ditembakkan dalam jumlah besar, di ruang tertutup, atau langsung mengenai tubuh seseorang.

Pertolongan Pertama

Saat terkena gas air mata kedaluwarsa, hal terpenting adalah segera menjauh dari sumber dan mencari udara segar. Jika di dalam ruangan, segera keluar, bila di luar, masuklah ke gedung dengan pintu dan jendela tertutup.

Karena uap gas cenderung turun ke tanah, usahakan berdiri di tempat yang lebih tinggi.

Untuk mengurangi paparannya, tutup hidung dan mulut dengan kain bersih, bagian dalam jaket, atau masker. Kacamata pelindung juga bisa membantu melindungi mata dari dampaknya.

Setelah aman, segera lepas pakaian yang terkena paparan tanpa melepasnya lewat kepala, lalu simpan dalam plastik tertutup rapat agar tidak mencemari sekitar.

Selanjutnya, bersihkan tubuh dengan sabun lembut dan air yang banyak agar zat kimianya cepat hilang. Cuci juga kacamata, perhiasan, atau benda lain yang ikut terpapar.

Jika mata terasa perih, bilas dengan air bersih selama 10—15 menit dan segera lepas lensa kontak bila digunakan.

Kapan Sebaiknya ke Dokter?

Kalau terkena paparan gas air mata, sebaiknya jangan anggap remeh meskipun gejalanya terasa ringan. Segera cari pertolongan medis agar kondisimu bisa dipantau oleh tenaga kesehatan.

Efek gas air mata umumnya memang hilang setelah beberapa waktu, tapi pada sebagian orang, paparan ini bisa menimbulkan komplikasi serius.

Kamu perlu segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami sesak napas, nyeri dada, batuk yang tidak kunjung reda, atau gejala asma kambuh setelah terpapar.

Baca Juga:

Dampak Gas Air Mata Demo 25 Agustus 2025, Warga Sipil Meringgis Laptop Jadi Ancur!

Dokter Ingatkan Bahaya Gas Air Mata, Bisa Asma Akut!

Dalam kasus tertentu, oksigen tambahan atau obat pereda asma mungkin dibutuhkan untuk membantu pernapasan.

Selain itu, kalau ada iritasi parah pada mata, kulit melepuh, atau penglihatan terganggu, jangan tunda untuk mendapatkan penanganan medis.

Hal penting lainnya, jangan mencoba mengandalkan “obat rumahan” seperti menghirup bawang atau kain yang direndam cuka apel. Namun, belum ada bukti medis yang menjelaskan efektivitas cara ini dalam melawan dampak gas air mata.

Efek gas air mata kedaluwarsa memang bisa menurun, tapi bukan berarti aman sepenuhnya.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Sleepwalking

Apa Saja Penyebab dan Gejala Sleepwalking?

Izin Edar BPOM

Pengertian, Manfaat dan Jenis-Jenis Izin Edar BPOM

Mengenal KRIS Penganti BPJS Kesehatan

Cara Gunakan BPJS Kesehatan di Luar Kota, Tidak Dipersulit Petugas Rumah Sakit

Cara Mengatasi Gangguan Pernapasan Akibat Polusi Udara

arteriosklerosis.jpg

Dialami Jaja Miharja, Arteriosklerosis Itu Apa?

sayuran penurun berat badan - kembang kol

7 Jenis Sayuran Penurun Berat Badan

Kurangi mikroplastik

Kebiasaan Sederhana Bisa Kurangi Dampak Mikroplastik terhadap Lingkungan

Penyebab dan jenis ketombe

Kenali Jenis dan Penyebab Ketombe Ini, Biar Gatal Kulit Kepala Hilang

dokter umum diajarkan sesar

Menkes Usul Dokter Umum Diajari Operasi Sesar

PSC 119 Kota Bogor

Apa itu Layanan Darurat PSC 119 di Kota Bogor? Simak, Ini Fungsinya

Tespek Positif

Tespek Positif Belum Tentu Hamil? Ini Penjelasannya

Kolesterol tinggi anak muda

Anak Muda Harus Tahu Tanda Munculnya Kolesterol Tinggi!

Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Daerah
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
3 Juni 2026
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Daerah
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
3 Juni 2026
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Daerah
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
3 Juni 2026
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
Ekonomi
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
3 Juni 2026
1457387472
Olahraga
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
3 Juni 2026
Berita Lainnya
Loading...
Terpopuler

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
No posts found

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
No posts found

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
No posts found

4

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
No posts found

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
No posts found
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
3 Juni 2026
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
3 Juni 2026
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
2 Juni 2026
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
1 Juni 2026

Teropong Media Nasional
022-87516807
Jl. Terusan Buah Batu No.38-42, Batununggal, Kec. Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40266

Informasi

  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer

Regional

  • Jakarta
  • Riau
  • Kuningan
  • Jateng
  • Banten
  • Pangandaran
  • Karawang
  • Jatim
  • Sumut
  • Indramayu
  • Cirebon
  • NTB
  • Maluku Utara
  • Jakarta
  • Riau
  • Kuningan
  • Jateng
  • Banten
  • Pangandaran
  • Karawang
  • Jatim
  • Sumut
  • Indramayu
  • Cirebon
  • NTB
  • Maluku Utara
Instagram Facebook X-twitter Youtube

Teropongmedia.id ©2022. All Right Reserved