Hutan Jambi Tinggal 18,5 Persen, Ancaman Banjir dan Longsor di Depan Mata

Hutan Jambi
Ilustrasi (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAMBI, TEROPONGMEDIA.ID – Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi mengungkapkan kondisi lingkungan di Provinsi Jambi telah memasuki zona kritis ekologis setelah kehilangan hutan secara masif dalam beberapa dekade terakhir.

Dalam kurun waktu 52 tahun, Jambi tercatat kehilangan sekitar 2,5 juta hektare hutan. Saat ini, tutupan hutan yang tersisa hanya 929.899 hektare, atau sekitar 18,5 persen dari total luas daratan provinsi tersebut.

Jika ditarik dalam rentang waktu lebih singkat, selama 10 tahun terakhir Jambi kehilangan 112.372 hektare hutan, setara dengan 10 kali luas wilayah Kota Jambi.

“Angka ini menempatkan Jambi dalam kondisi kritis secara ekologis. Jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa berkembang secara eksponensial dan memerlukan biaya pemulihan yang sangat besar serta waktu yang panjang,” ujar Direktur KKI Warsi, Adi Junedi, di Jambi, Rabu (7/1/2026).

Adi menjelaskan, penyebab utama kerusakan hutan di Jambi adalah alih fungsi hutan menjadi perkebunan skala luas, terutama sawit, disusul ekspansi pertambangan, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang.

Baca Juga:

Kemenhut Segel 11 Subjek Hukum Terduga Perusak Hutan Sumatera

Aktivitas pertambangan, baik batubara maupun emas, turut memperparah kerusakan lingkungan. Selain merusak bentang alam, kegiatan tersebut juga mencemari sungai dan memicu persoalan sosial di masyarakat sekitar.

Berdasarkan pantauan citra satelit hingga 2025, pertambangan batubara telah membuka lahan sekitar 16 ribu hektare, yang tersebar di kawasan hutan maupun areal penggunaan lain.

Sementara itu, penambangan emas tanpa izin (PETI) terindikasi merusak lebih dari 60 ribu hektare lahan, hampir tiga kali luas Kota Jambi, bahkan menjangkau kawasan areal penggunaan lain hingga taman nasional.

Kerusakan hutan ini, lanjut Adi, berkaitan langsung dengan meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi. Hilangnya tutupan hutan membuat air hujan tidak lagi terserap secara optimal oleh tanah.

Kondisi sungai pun semakin memburuk akibat pelebaran alur dan sedimentasi material bekas tambang. Akibatnya, sungai mudah meluap ketika hujan dengan intensitas tinggi.

“Dengan situasi seperti ini, banjir dan longsor bukan lagi ancaman musiman, melainkan ancaman permanen. Jambi hari ini sedang tidak baik-baik saja, dan bencana hanya tinggal menunggu waktu,” tutup Adi.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...