Hasto Kristiyanto Siap ‘Hadapi’ KPK di Gedung Merah Putih

Hasto Kristiyanto
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (X/insight.politica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 20 Februari 2025, untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan. Hasto tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.53 WIB.

Hasto terlihat mengenakan kemeja putih dan jas hitam yang dipadukan dengan celana cokelat muda. Sebelum memasuki gedung KPK, Hasto menyatakan kesiapannya menghadapi proses hukum yang berjalan.

“Ya, sudah siap lahir batin,” ujarnya singkat kepada awak media.

Kasus ini bermula pada Desember 2019, ketika Harun Masiku, seorang kader PDI Perjuangan, diduga memberikan suap kepada anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat itu, Wahyu Setiawan, melalui perantara, untuk memuluskan langkahnya menjadi anggota DPR melalui mekanisme PAW.

Namun, operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Januari 2020 hanya berhasil menangkap Wahyu Setiawan dan beberapa pihak lain, sementara Harun Masiku berhasil melarikan diri dan hingga kini berstatus buron.

Hasto Kristiyanto diduga terlibat dalam upaya perintangan penyidikan kasus tersebut. Pada 24 Desember 2024, KPK secara resmi menetapkan Hasto sebagai tersangka atas dugaan penyuapan dan perintangan penyidikan dalam kasus suap terhadap mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Menanggapi penetapan dirinya sebagai tersangka, Hasto menyebut bahwa kasus ini sarat dengan kepentingan politik kekuasaan.

“Ini adalah bagian dari kepentingan politik kekuasaan yang sedang berlangsung,” ujarnya.

BACA JUGA: 

AHY Dukung Prabowo di Pilpres 2029

Selain Hasto, beberapa pihak lain telah menjalani proses hukum terkait kasus ini. Wahyu Setiawan telah divonis bersalah dan menjalani hukuman penjara. Sementara itu, Harun Masiku masih dalam pencarian dan masuk dalam daftar buronan KPK sejak Januari 2020.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan petinggi partai politik besar di Indonesia dan menimbulkan pertanyaan mengenai integritas proses politik serta penegakan hukum di Tanah Air.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan terhadap Hasto Kristiyanto oleh KPK masih berlangsung. Publik menantikan perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini dan berharap penegakan hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan.

(Becky)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun