Hasto Diperiksa, Ratusan Simpatisan PDIP Geruduk Gedung KPK

Simpatisan PDIP Menggeruduk KPK
Simpatisan PDIP Menggeruduk gedung KPK. (X/PaltiWest2024)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bertepatan dengan pemeriksaan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi, ratusan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggeruduk Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan. Dengan mengenakan seragam merah khas partai, para simpatisan tiba dengan lebih dari dua bus dan sejumlah sepeda motor.

Dalam aksi tersebut, orator dari atas mobil komando mempertanyakan fokus KPK terhadap PDIP.

“Kok kenapa hanya PDI Perjuangan yang hanya diobok-obok KPK?” seru orator di halaman Kantor KPK, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Sejumlah kader PDIP, termasuk Ribka Tjiptaning, Deddy Sitorus, Komarudin Watubun, dan Guntur Romli, turut hadir di tengah massa.

Hasto Kristiyanto tiba di Kantor KPK sekitar pukul 09.45 WIB, didampingi tim penasihat hukumnya, antara lain Todung Mulya Lubis, Maqdir Ismail, Ronny Talapessy, dan Patra Zen. Dalam pernyataannya kepada media, Hasto menyatakan kesiapannya menjalani proses hukum, termasuk kemungkinan penahanan.

“Kami mohon doanya. Kami siap lahir-batin,” ungkap Hasto.

BACA JUGA:

Hasto Tiba di KPK, Curhat Kesulitan dapat Bus

Hasto Diprediksi Bakal Langsung Ditahan Usai Diperiksa KPK Pekan Depan

Sebelumnya, pada Senin (17/2), Hasto tidak menghadiri jadwal pemeriksaan dan meminta penundaan melalui tim penasihat hukumnya, dengan alasan baru mengajukan permohonan praperadilan kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

KPK menetapkan Hasto dan advokat PDIP, Donny Tri Istiqomah, sebagai tersangka pada akhir tahun lalu. Keduanya diduga terlibat dalam suap kepada mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, terkait penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024, Harun Masiku, yang saat ini berstatus buron.

Selain itu, Hasto juga diduga terlibat dalam perintangan penyidikan kasus tersebut. KPK mengungkapkan bahwa Hasto mengatur dan mengendalikan Donny untuk melobi Wahyu Setiawan agar menetapkan Harun Masiku sebagai anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Selatan I.

Hasto bersama-sama dengan Harun Masiku, Saeful Bahri, dan Donny diduga menyuap Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fridelina sebesar 19.000 dolar Singapura dan 38.350 dolar AS antara 16 Desember 2019 hingga 23 Desember 2019.

Hingga saat ini, proses hukum terhadap Hasto Kristiyanto masih berlangsung.

 

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City