Hari Ini JPU Bacakan Tuntutan SYL di Pengadilan Jakpus

pembacaan tuntutan SYL (1)
Syahrul Yasin Limpo (SYL). (x/Insightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Eks Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo akan menjalani sidang pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi di lingkungan Kementan, Jumat (28/06/2024).

JPU bakal membacakan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pelaksanaa itu, sesuai dengan perintah majelis hakim pada persidangan terakhir, Senin (24/06/2024).

“Untuk pembacaan tuntutan pidana dari penuntut umum hari Jumat, tanggal 28 Juni 2024,” ucap Ketua Majelis Hakim Rianto melansir Antara, Jumat.

BACA JUGA: Daftar Gaya Hidup Anak SYL Dibebankan ke Kementan, Bikin Rakyat Menjerit

Selain sidang untuk SYL, Jaksa juga akan membaca tuntutan bagi terdakwa Sekretaris Jenderal Kementan RI periode 2021–2023 Kasdi Subagyono serta Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan RI tahun 2023 Muhammad Hatta.

Dalam kasus itu, mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu melakukan pemerasan serta gratifikasi dengan total Rp 44,5 miliar di Kementan dalam mediao 2020-2023. Pemerasan itu juga melibatkan Kasdi dan Hatta.

Dalam surat dakwaan itu menjelaskan, bahwa pengumpulan korupsi SYL melibatkan tangan Kasdi dan Hatta sebagai koordinator pengumpulan uang dari para pejabat eselon I di jajaran Kementan.

Adapun dakwaan SYL dengan Pasal 12 huruf e juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Ia pun mengajukan nota keberatan (eksepsi) atas dakwaan jaksa. Namun, majelis hakim tidak menerima eksepsi lantaran telah masuk ke dalam pemeriksaan pokok perkara, sehingga akan terbukti dalam persidangan.

Kendati begitu, majelis hakim mengabulkan permintaan SYL yang ingin pindah rumah tahanan (rutan), yang awalnya di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Pengajuan itu, tercantum dalam eksepsi dengan dalih kesehatan.

Adapun dalam sidang lanjutan, SYL terungkap dalam soal penggunaan uang hasil korupsi, berdasarkan saksi-saksi yang hadir dalam persidangan. Akan tetapi, dalam beberapa kesempatan, Ia membantah keterangan saksi.

 

(Saepul/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara