Golkar, PKB, dan PKS Tolak Ambang Batas Parlemen Nol Persen

Ilustrasi
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Wacana penghapusan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi nol persen ditolak sejumlah fraksi di DPR. Mereka menilai usulan tersebut berpotensi mengubah arah penyederhanaan sistem kepartaian yang selama ini dibangun melalui mekanisme pemilu.

Setelah PDI Perjuangan, Partai Golkar, PKB, dan PKS secara terbuka menyatakan keberatan terhadap gagasan penghapusan ambang batas. Meski demikian, partai-partai tersebut tidak menutup kemungkinan untuk mengkaji ulang besaran ambang batas yang saat ini ditetapkan sebesar empat persen.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menegaskan bahwa ambang batas parlemen merupakan salah satu instrumen kunci dalam menjaga keseimbangan sistem presidensial Indonesia. Menurutnya, tanpa pembatasan yang jelas, sistem kepartaian berisiko kembali terfragmentasi.

“Angkanya masih bisa dibicarakan, yang penting tujuannya tetap sama, yakni menuju sistem multipartai yang lebih sederhana,” kata Sarmuji di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Ia menyebut Golkar konsisten mendukung kebijakan yang memperkuat efektivitas pemerintahan, termasuk melalui pembatasan jumlah partai di parlemen.

Baca Juga:

MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4 Persen, Mahfud: Bagus!

Sikap senada disampaikan PKS. Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, menilai penghapusan ambang batas justru dapat memperlemah fungsi DPR dalam mengambil keputusan strategis.

Menurut Kholid, fragmentasi politik yang terlalu besar berpotensi menciptakan kebuntuan dalam pembahasan kebijakan dan mengganggu stabilitas pemerintahan.

“Ambang batas tetap diperlukan. Soal besarannya, itu masih dalam kajian kami,” ujarnya.

Sementara itu, Fraksi PKB menilai polemik penghapusan ambang batas tidak sejalan dengan substansi putusan Mahkamah Konstitusi. Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, menegaskan putusan MK Nomor 116 tidak memerintahkan penghapusan ambang batas parlemen.

Menurut Khozin, MK justru menekankan pentingnya sistem pemilu yang proporsional tanpa mengabaikan agenda penyederhanaan partai politik.

Dengan demikian, ia menilai isu penghapusan ambang batas parlemen tidak akan menjadi prioritas utama dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu yang akan digarap Komisi II DPR RI tahun ini.

“Yang menjadi fokus adalah bagaimana suara pemilih tidak terbuang, tetapi tetap dalam kerangka sistem multipartai yang sederhana dan efektif,” kata Khozin.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Doktif DPR

Datangi DPR, Doktif Soroti Bisnis Skincare 

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dunia kecantikan kembali dihebohkan oleh kontroversi setelah Doktif atau Dokter Detektif, mengambil langkah mengejutkan menyusul penahanan rekannya, Nikita Mirzani, terkait kasus dugaan pemerasan terhadap

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...