Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Teluk Arab, Bahlil: Negosiasi Segera Tuntas

bbm shell
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Humas ESDM)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan proses negosiasi untuk membebaskan dua kargo milik Pertamina yang masih tertahan di kawasan Teluk Arab diperkirakan segera selesai.

Menurut Bahlil, saat ini terdapat dua kapal tanker yang masih berada di kawasan tersebut dan tengah menunggu hasil pembicaraan yang sedang berlangsung.

“Ada dua kapal, dua kargo. Itu masih dalam negosiasi, insyaallah sebentar lagi selesai. Sebentar lagi selesai. Doain, ya,” kata Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Sebelumnya, pada Senin (2/3), Pertamina International Shipping (PIS) melaporkan terdapat empat kapal yang beroperasi di kawasan Timur Tengah.

Keempat kapal tersebut adalah kapal Gamsunoro yang sedang melakukan proses pemuatan di Khor al Zubair, Irak; kapal Pertamina Pride yang telah selesai melakukan pemuatan dan saat ini berlabuh di Ras Tanura, Arab Saudi; kapal PIS Rinjani yang berlabuh di Khor Fakkan, Uni Emirat Arab; serta kapal PIS Paragon yang tengah melakukan proses bongkar muat di Oman.

Baca Juga:

Jangan Panic Buying! Begini Kondisi Ketersediaan BBM di Bandung

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan terus melakukan komunikasi dengan otoritas Iran guna memastikan keselamatan dua kapal tanker Pertamina yang tertahan di kawasan Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Perkembangan terbaru pada Selasa (10/3) menyebutkan dua dari empat kapal milik PIS yang beroperasi di wilayah Timur Tengah telah meninggalkan area konflik. Kapal tersebut adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon.

Dengan demikian, saat ini masih ada dua kapal yang berada di kawasan Teluk Arab, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Kedua kapal tersebut dilaporkan berada dalam kondisi aman sambil menunggu situasi memungkinkan untuk melintas keluar melalui Selat Hormuz.

Kapal Gamsunoro diketahui mengangkut kargo milik pihak ketiga, sementara VLCC Pertamina Pride membawa pasokan minyak mentah jenis light crude oil yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Pelaksana tugas Corporate Secretary Pertamina International Shipping Vega Pita menegaskan bahwa meskipun ada kapal yang masih berada di kawasan konflik, rantai pasok energi nasional tetap berjalan stabil.

“Selain kapal-kapal tersebut, rantai pasok dan distribusi energi tetap solid, baik di perairan internasional maupun perairan Indonesia yang didukung setidaknya 345 armada kapal di bawah pengelolaan entitas Pertamina Group lainnya,” ujar Vega.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City