Drama 6 Jam Evakuasi Macan Tutul di Balai Desa Kutamandarakan

Macan Tutul di Balai Desa Kutamandarakan
(Dok. Kantor Damkar Kuningan)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seekor macan tutul jantan berhasil dievakuasi dari dalam Balai Desa Kutamandarakan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, oleh tim gabungan, setelah melalui penanganan selama kurang lebih enam jam.

Kepala Kantor Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pertama pada pukul 08.55 WIB dari kepala desa setempat terkait keberadaan satwa liar tersebut di balai desa.

“Macan tutul pertama kali terlihat oleh seorang tukang bernama Imam Supendi yang sedang bekerja. Ia melihat hewan itu berada di dalam ruangan balai desa,” katanya.

Usai menerima laporan, Kantor Damkar Kuningan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan evakuasi. Proses tersebut memakan waktu cukup lama karena macan tutul berusia sekitar tiga tahun itu masih bersikap agresif. Namun, penanganan akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 15.20 WIB.

Dalam evakuasi ini, turut dilibatkan personel dari Damkar, BPBD Kuningan, BKPSDA Wilayah III Cirebon, Polres Kuningan, serta perangkat Desa Kutamandarakan. Andri menjelaskan, tim gabungan menembakkan peluru bius untuk menenangkan satwa liar tersebut. Setelah tidak sadarkan diri, macan tutul dipindahkan dengan aman ke luar ruangan.

“Proses evakuasi tidak bisa dilakukan tanpa peluru bius karena sangat berisiko membahayakan keselamatan tim maupun warga,” ujarnya.

Ia menekankan peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Meski begitu, keberadaan macan tutul itu berpotensi membahayakan warga jika tidak segera ditangani.

Baca Juga:

Satpam Komen Negatif ke Damkar, Berujung Dikasih Paham Pemadam!

Kebakaran di Cirebon: Petugas Damkar Dituding Telat, Nyaris Ricuh dengan Warga

Masyarakat sekitar sempat merasa cemas karena balai desa merupakan pusat aktivitas sehari-hari. Untuk itu, tim gabungan memastikan proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan kepanikan maupun insiden lainnya.

“Macan tutul yang berhasil diamankan selanjutnya diserahkan kepada BKPSDA Wilayah III Cirebon untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut sesuai prosedur konservasi,” ucapnya.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026