Dinkes Kota Bandung Bangun Aula Rapat dan Fokus Tekan Kasus TBC yang Masih Tinggi

Kasus TBC Kota Bandung
Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung terus melakukan langkah efisiensi dalam penyelenggaraan kegiatan dan peningkatan kinerja pelayanan publik.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam, mengungkapkan salah satu langkah strategis yang tengah digarap adalah pembangunan aula baru sebagai pusat kegiatan internal dan pembinaan tenaga kesehatan.

“Selama ini rapat-rapat dan kegiatan pembinaan Dinkes banyak dilakukan di luar kantor, seperti di hotel. Dengan adanya aula sendiri, kita bisa menekan biaya dan waktu pelaksanaan kegiatan. Insya Allah ini jadi langkah nyata efisiensi,” kata Sony, Rabu (15/10/2025).

Sony menjelaskan, pembangunan aula tersebut kini sedang dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2026. Nantinya, seluruh kegiatan resmi Dinkes seperti rapat, bimbingan teknis, dan sosialisasi program kesehatan akan dipusatkan di sana.

Baca Juga:

Wali Kota Bandung Soroti Ledakan Kasus TBC di Kawasan Padat, Lingkungan Harus Sehat, Bukan Sekadar Aman

Pemkot Bandung Dukung Penuh Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates

“Kalau semua kegiatan sudah bisa dilakukan di aula sendiri, tentu jauh lebih hemat dan efektif. Aula ini juga diharapkan bisa menjadi pusat koordinasi lintas bidang di lingkungan Dinkes,” ucapnya.

Selain efisiensi tata kelola, Dinkes juga terus memperkuat penanganan berbagai penyakit menular yang masih menjadi persoalan utama di Kota Bandung. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah Tuberkulosis (TBC).

“Kasus TBC di Bandung masih cukup tinggi. Walaupun bukan penyakit dengan angka tertinggi, tapi jumlahnya masih mengkhawatirkan,” ujarnya

Menurutnya, penyakit yang saat ini mendominasi laporan fasilitas kesehatan justru ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Namun, TBC tetap menjadi fokus karena memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup masyarakat.

“ISPA memang nomor satu, tapi TBC masih tinggi. Karena itu, program penanggulangan TBC tidak boleh kendor. Kami terus berupaya memperkuat deteksi dini, pengobatan tuntas, dan edukasi masyarakat,” ujarnya.

Dinkes Kota Bandung juga memperluas kolaborasi dengan puskesmas, rumah sakit, dan komunitas kesehatan untuk memastikan setiap pasien TBC mendapatkan pengobatan hingga sembuh total.

“Kunci dari pengendalian TBC adalah kedisiplinan. Baik dari tenaga kesehatan yang mendampingi, maupun dari pasien yang menjalani pengobatan. Kami ingin memastikan tidak ada pasien yang putus obat,” pungkasnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026