JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Sebanyak tiga orang dilaporkan meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik saat banjir melanda Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (12/1). Peristiwa tersebut terjadi di dua lokasi berbeda.
Dua korban merupakan pasangan suami istri, masing-masing berinisial HW (54) dan NJ (49). Keduanya ditemukan meninggal dunia di kediamannya yang berada di Blok R Gang II, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menjelaskan, saksi dalam kejadian tersebut adalah anak korban. Menurut keterangan saksi, ia pulang sekolah sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung masuk ke dalam rumah.
“Saksi melihat kedua orang tuanya mengambang di ruang tengah rumah, kemudian berteriak meminta pertolongan,” ujar Bobi, dilansir dari Antara, Selasa (13/1/2026).
Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar berdatangan dan membantu mengevakuasi kedua korban. Keduanya kemudian dibawa ke RS Pelabuhan, namun nyawa korban tidak tertolong.
Baca Juga:
Jakarta Selatan Terendam Banjir, 29 RT Terdampak
Hasil pemeriksaan awal menyebutkan, kedua korban diduga meninggal dunia akibat tersengat listrik dari kabel kulkas yang terkelupas. Dari hasil pemeriksaan Tim Reskrim Polsek Cilincing, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ada luka akibat benda tumpul maupun tajam. Dugaan sementara korban meninggal akibat tersengat listrik,” jelas Bobi.
Selain itu, satu korban lainnya berinisial MYS (40), seorang perempuan, juga meninggal dunia dengan dugaan penyebab serupa. Peristiwa ini terjadi di Jalan Kalibaru Barat, Gang Sadang, Kecamatan Cilincing, pada Senin pagi.
Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan Ketua RT setempat, pihaknya menerima informasi dari kakak ipar korban yang menyebutkan bahwa korban tersengat listrik dan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Saksi sempat memberikan pertolongan pertama, namun korban tidak menunjukkan respons dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
“Hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal akibat tersetrum listrik,” kata Bobi.











