Dedi Mulyadi Usul PT Pindad Tinggalkan Bandung, Pindah ke BIJB Kertajati!

Kebijakan sekolah dedi mulyadi bandung zoo. Pindad
Gubernur Jawa barat Dedi Mulyadi. (YouTube/Dedi Mulyadi)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melempar gagasan besar terkait masa depan industri pertahanan di wilayahnya. Ia mengusulkan agar PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT Pindad yang kini berlokasi di Kota Bandung dipindahkan ke kawasan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.

Menurut Dedi, pemindahan itu penting untuk mendukung pengembangan industri strategis yang selama ini terkendala keterbatasan lahan di Bandung. Salah satunya, PTDI kerap menghadapi hambatan saat melakukan uji coba pesawat karena padatnya permukiman di sekitar landasan.

“Saya kemarin bertemu dengan Dirut PTDI, kemudian berkomunikasi dengan Dirut Pindad, dan KASAU. Pikirannya sama, tidak mungkin PTDI berkembang pesat di Bandung karena keterbatasan landasan yang sudah padat penduduk,” kata Dedi di Bandung, Sabtu (16/8/2025).

Dedi juga mengusulkan agar operasional Angkatan Udara di Bandara Husein Sastranegara turut dipindahkan ke Kertajati. Menurutnya, kawasan sekitar BIJB masih memiliki tanah negara yang luas, baik milik Kementerian Kehutanan, Perhutani, maupun kementerian lain, yang bisa dioptimalkan untuk kepentingan pertahanan.

“Dari mulai PTDI, Pindad, termasuk nanti Angkatan Udara Husein pindah ke Kertajati. Karena di situ banyak tanah negara yang terbentang luas,” ujarnya.

Baca Juga:

234 PKL Ciater hingga Jalan Cagak Subang Direlokasi, PTPN Siapkan Lokasi Baru

Santap Hidangan Selamatan, Ratusan Warga Kabandungan Sukabumi Keracunan

Dedi menilai, pemindahan industri pertahanan akan memberi efek ganda bagi Jawa Barat. Selain efisiensi operasional, BIJB Kertajati juga berpeluang menjadi pusat kawasan ekonomi khusus (KEK) berbasis industri pertahanan.

“Setelah industri pertahanan pindah, akhirnya kemungkinan akan jadi kawasan ekonomi khusus,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika rencana ini terwujud, aktivitas penerbangan di Kertajati akan lebih hidup. Bahkan, anggaran Rp60 miliar yang selama ini digelontorkan Pemprov Jabar untuk mendukung operasional bandara bisa dialihkan untuk program lain.

“Ya hilang dong (beban APBD). Nanti sudah dibiayai oleh industri pertahanan. Pemerintah provinsi tidak usah membiayai lagi,” kata Dedi.

Gagasan tersebut, menurut Dedi, telah mendapat respons positif dari sejumlah pihak terkait. Namun, realisasi rencana masih menunggu tindak lanjut dan kajian mendalam antar kementerian serta BUMN pertahanan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026