Dari Surabaya ke Sumba, Wastra Nusantara Tampil di Markas UNESCO

Tenun Ikat Sumba - Wastra Nusantara (Pinterest)
Tenun Ikat Sumba - Wastra Nusantara (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Dari pulau Jawa hingga ke Nusa Tenggara Timur, Wastra Nusantara terus memancarkan pesonanya.

Kali ini, dua warisan budaya tekstil Indonesia, batik motif Sawunggaling dan Tenun Ikat Sumba menjadi sorotan, tak hanya karena nilai estetikanya, tetapi juga sejarah panjang dan filosofi yang melekat di tiap helainya.

Motif batik Sawunggaling berasal dari Surabaya dan menjadi simbol heroisme sekaligus filosofi lokal. Dalam motif ini tergambar sosok ayam jantan, atau “sawung”, yang sedang bertarung.

Motif ini bukan sekadar ornamen. Ia merepresentasikan keberanian dan semangat perjuangan masyarakat Surabaya, merujuk pada legenda Sawunggaling, tokoh rakyat yang berani melawan ketidakadilan di masa kolonial.

Dari segi estetika, motif ini biasanya hadir dalam warna-warna kontras seperti merah, hitam, dan emas yang mencerminkan keberanian dan keagungan.

Sementara itu, Tenun Ikat Sumba dikenal sebagai salah satu hasil kerajinan paling rumit dan sakral dari Indonesia Timur.

Proses pembuatannya bisa memakan waktu berbulan-bulan, melibatkan teknik pewarnaan alami, serta pola-pola yang diwariskan secara turun-temurun.

Di daerah seperti Prai Ijing, tenun ikat bukan hanya warisan budaya, tetapi juga sumber ekonomi penting, terutama bagi kaum perempuan yang menjadi motor penggeraknya.

Motif-motifnya sarat akan simbolisme: kuda, manusia, dan flora-fauna lokal yang mencerminkan hubungan masyarakat Sumba dengan alam, leluhur, dan spiritualitas.

Bahkan di era modern ini, dua wastra tersebut tetap menempati posisi penting dalam dunia seni dan diplomasi budaya Indonesia.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, belum lama ini mengunggah momen penting di akun Instagram-nya @fadlizon.

Dalam kunjungannya ke Markas Besar UNESCO di Paris, Menbud menyerahkan empat helai wastra karya desainer Edward Hutabarat, yang terdiri dari Tenun Ikat Sumba dan Batik motif Sawunggaling, untuk melengkapi ekshibisi budaya Indonesia.

Koleksi ini dipamerkan berdampingan dengan berbagai benda budaya Indonesia lainnya, dalam rangka memperkuat diplomasi budaya dan memperkenalkan keragaman warisan leluhur Indonesia kepada dunia.

BACA JUGA

Sertifikat KIK Patenkan 3 Motif Batik Cirebon di Level Nasional

Sejarah dan Keunikan Batik Ecoprint

Wastra Nusantara menguak bukti bahwa kain tradisional Indonesia tidak hanya layak dikenakan, tetapi juga pantas menjadi bagian dari pameran budaya internasional bergengsi.

Pameran ini menjadi panggung global bagi dua wastra ikonik tersebut, yang bukan hanya sekadar hasil kerajinan, tapi juga cermin identitas, perlawanan, dan kearifan lokal yang patut diapresiasi dan dijaga oleh generasi mendatang.

(Daniel Oktorio Saragih/Magang/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

4

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...