Daftar Pajak Kijang Diesel Terbaru 2026, Lengkap Semua Tipe!

pajak kijang diesel
Ilustrasi. (Teropongmedia.id)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pajak kendaraan bermotor menjadi komponen biaya penting yang wajib diperhitungkan oleh pemilik mobil. Salah satunyaadalah pajak Kijang Diesel, khususnya Toyota Kijang Innova Reborn Diesel yang dikenal tangguh, irit, dan bernilai jual tinggi.

Besaran pajak Kijang Diesel tidak bersifat tunggal. Nilainya bervariasi tergantung tahun produksi, tipe kendaraan, transmisi (manual atau otomatis), wilayah pendaftaran, serta status kepemilikan apakah kendaraan pertama atau kedua.

Karena itu, tidak sedikit pemilik mobil yang kaget saat mengetahui nominal pajak tahunan berbeda meski model kendaraannya sama.

Kisaran Pajak Kijang Diesel Terbaru

Secara umum, pajak tahunan Kijang Innova Reborn Diesel kepemilikan pertama berada di kisaran Rp 5,8 juta hingga Rp 7 jutaan untuk keluaran tahun 2022 hingga 2025.

Sementara itu, untuk kepemilikan kedua, pajak bisa melonjak signifikan hingga mendekati Rp 10 jutaan akibat penerapan pajak progresif.

Perhitungan pajak tersebut mengacu pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang dikalikan tarif pajak daerah, kemudian ditambahkan SWDKLLJ sebagai komponen wajib.

Baca Juga:

Denda Pajak Isuzu Panther, Lengkap dengan Tunggakan

Toyota Kijang Innova Primadona Pilihan Mobil Bekas, Ternyata Ini Rahasianya!

Contoh Rincian Pajak Kijang Innova Reborn Diesel

Berikut gambaran estimasi pajak tahunan yang umum dijumpai di beberapa daerah. Perlu dicatat, nominal dapat berbeda tergantung kebijakan pemerintah daerah masing-masing.

Innova Reborn Diesel 2021 (Kepemilikan Pertama):

  • Tipe V 2.4 A/T: sekitar Rp 6.804.000
  • Tipe V 2.4 M/T: sekitar Rp 6.489.000

Innova Reborn Diesel 2022 (Kepemilikan Pertama):

  • Tipe V 2.4 A/T: sekitar Rp 7.182.000
  • Tipe G 2.4 A/T: sekitar Rp 6.363.000

Innova Reborn Diesel 2024 (Kepemilikan Pertama):

  • Tipe G A/T (wilayah Jawa Barat): sekitar Rp 5,8 jutaan

Sementara itu, Innova Reborn Diesel kepemilikan kedua, khususnya di wilayah dengan tarif pajak progresif tinggi seperti Jakarta, dapat mencapai Rp 9,9 juta hingga Rp 10,4 jutaan, terutama untuk keluaran terbaru.

Faktor yang Mempengaruhi Besaran Pajak

Ada beberapa faktor utama yang menentukan besar kecilnya pajak Kijang Diesel, antara lain:

  1. NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor)
    Menjadi dasar utama penghitungan pajak. Semakin tinggi NJKB, semakin besar pajak yang dibayarkan.
  2. Tarif Pajak Daerah
    Umumnya berada di kisaran 1,5% hingga 2%, tergantung kebijakan provinsi atau kota.
  3. SWDKLLJ
    Biaya tetap untuk kendaraan roda empat yang nilainya sekitar Rp 143.000 per tahun.
  4. Pajak Progresif
    Berlaku untuk kepemilikan kendaraan kedua dan seterusnya. Contohnya, 3% untuk kendaraan kedua, 4% untuk kendaraan ketiga, dan bisa lebih tinggi untuk kepemilikan berikutnya.

Cara Cek Pajak Kijang Diesel Secara Online

Untuk mengetahui nominal pajak yang paling akurat, pemilik kendaraan disarankan mengecek langsung melalui website atau aplikasi Samsat daerah. Layanan ini memungkinkan pemilik kendaraan melihat rincian pajak hanya dengan memasukkan nomor polisi kendaraan.

Sebagai contoh, warga Jakarta dapat memanfaatkan layanan Samsat online untuk mengecek pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.

Dengan memahami rincian dan faktor penentu pajak Kijang Diesel, calon pembeli maupun pemilik kendaraan dapat lebih siap secara finansial. Informasi ini juga penting bagi mereka yang berencana membeli Innova Reborn Diesel bekas, agar tidak salah perhitungan biaya tahunan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital