Cimahi Teguhkan Komitmen Menuju Generasi Emas Bebas Stunting 2045

-

Tidak ada video disisipkan.

CIMAHI, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Cimahi terus meneguhkan komitmen dalam menurunkan angka prevalensi stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Upaya tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Tingkat Kota Cimahi Tahun 2025 yang digelar di Ballroom Mall Pelayanan Publik Kota Cimahi.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 125 peserta ini diinisiasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi dengan melibatkan unsur perangkat daerah, TP PKK Kota Cimahi, hingga TP PKK kecamatan dan kelurahan. Rakor ini menghadirkan narasumber dari Tim Kerja Bidang Kesehatan Provinsi Jawa Barat serta Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Provinsi Jawa Barat.

Ketua TP PKK Kota Cimahi, Midjiati Ningsih menyebutkan Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan ini penting dilakukan selain untuk mensinergikan dan meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah dengan seluruh stakeholder dalam pelaksanaan penurunan stunting di Kota Cimahi, juga untuk memaksimalkan peran serta organisasi masyarakat untuk membantu penurunan stunting di Kota Cimahi.

Baca Juga:

Wali Kota Cimahi Tekankan Kesehatan Mental ASN Demi Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Progres Kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana – Adhitia Yudisthira

Sementara itu Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam arahannya menegaskan bahwa penurunan stunting merupakan program prioritas nasional yang selaras dengan visi Presiden RI untuk mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045 yang sehat dan bebas stunting. “Perlu kerja sama semua pihak, termasuk peran aktif TP PKK mulai dari tingkat kota hingga kelurahan. Saya mengapresiasi gerak cepat TP PKK Kota Cimahi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Ngatiyana menuturkan, angka stunting di Cimahi menunjukkan tren penurunan, namun Pemerintah Kota Cimahi tetap harus waspada terhadap potensi munculnya kasus baru, terutama di wilayah padat penduduk. Ia menekankan pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dalam kandungan hingga usia 1.000 hari pertama kehidupan.

Selain intervensi gizi, Pemkot Cimahi juga memperkuat aspek lingkungan dan sanitasi. “Kami berupaya memperbaiki kualitas sanitasi dengan penyediaan septic tank individual dan komunal agar Cimahi terbebas dari buang air besar sembarangan. Tahun 2026 akan dibangun Instalasi Pengolahan Limbah Rumah Tangga (IPRT) dan IPAL komunal di wilayah Leuwigajah, Cimahi Selatan,” ungkapnya. Lebih lanjut, pemerintah juga akan memprioritaskan peningkatan kualitas air bersih di wilayah Cibeureum yang diketahui memiliki kualitas air kurang baik.

Ketua Tim Kerja Bidang Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Muftiah Yulismi mengungkapkan upaya percepatan penurunan stunting harus dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, dan sektor swasta untuk mewujudkan Jawa Barat bebas stunting.

Sementara itu, Narasumber dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia Provinsi Jawa Barat, Suparman menyebutkan bahwa stunting adalah permasalahan lintas generasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, “Stunting ini dapat diwariskan, anak yang stunting bisa jadi lahir dari seorang ibu yang beresiko stunting, dapat juga dipengaruhi oleh ekonomi sehingga anak tidak mendpat cukup gizi, namun bisa juga dipengaruhi oleh sanitasi lingkungan,” terangnya.

Oleh karenanya, menurut Suparman, upaya penanganan stunting ini harus dilakukan dari hulu ke hilir, bukan hanya pada anak-anak dengan status stunting saja, namun juga pada keluarga dengan resiko stunting, mulai dari remaja hingga ibu hamil.

Melalui Rapat Koordinasi ini, Pemkot Cimahi berharap terbangun sinergi antar-stakeholder, baik pemerintah, masyarakat, maupun lembaga sosial, dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. (ADV)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City