Wali Kota Cimahi Tekankan Kesehatan Mental ASN Demi Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

-

Tidak ada video disisipkan.

CIMAHI, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) menggelar Seminar Menjaga Kesehatan Mental dalam Bekerja bagi ASN, Kamis (6/11/2025), di Aula Gedung A Pemkot Cimahi. Kegiatan yang merupakan rangkaian HUT ke-54 Korpri ini diikuti lebih dari 1.500 ASN secara hybrid, baik luring maupun daring melalui Zoom dan YouTube.

Seminar menghadirkan dua narasumber dari Universitas Jenderal Achmad Yani, yaitu Muhammad Hadras, M.Si. dan Winna Andini Handayani, M.Psi., Psikolog, yang memberikan materi mengenai manajemen stres, deteksi dini gangguan mental, serta cara membangun keseimbangan emosional di tempat kerja.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menekankan pentingnya kesehatan mental bagi ASN dalam menjaga kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa beban kerja dan tekanan pelayanan dapat memengaruhi kondisi psikologis pegawai bila tidak dikelola dengan baik.

“Kalau mental ASN terganggu, pelayanan kepada masyarakat juga ikut terganggu. ASN harus mampu melayani dengan sabar dan ramah. Karena itu, kesehatan mental ini harus dijaga, bukan hanya fisik saja,” ujarnya.

Baca Juga:

Jadi Tuan Rumah Rakor Kepegawaian Jabar-Banten, Pemkot Cimahi Siapkan Manajemen Talenta

Progres Kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana – Adhitia Yudisthira

Menurut Wali Kota, seminar ini menjadi langkah awal Pemkot Cimahi untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan psikologis pegawai. Pemkot juga menyiapkan upaya penanganan bagi ASN yang mengalami tekanan mental, salah satunya dengan penyesuaian beban kerja dan pendampingan.

Plt. Kepala BKPSDMD Kota Cimahi, Siti Fatonah, menyampaikan bahwa seminar ini digelar untuk meningkatkan kesadaran ASN terkait pentingnya menjaga kesehatan mental dalam menjalankan tugas. Ia menyebut, peserta yang mengikuti secara langsung berjumlah sekitar 100 ASN dari jajaran pimpinan dan pengelola kepegawaian.

Fatonah menambahkan, jika terdapat ASN yang mengalami tekanan psikologis, BKPSDMD akan menindaklanjuti dengan layanan konseling bersama psikolog pemerintah. “Kami ingin ASN Cimahi bekerja dengan bahagia. Kalau bahagia, produktivitas dan kualitas pelayanan publik akan meningkat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen memperluas program serupa melalui konseling berkala, pelatihan manajemen stres, dan pembinaan kepegawaian yang sehat dan humanis. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat memperkuat budaya kerja positif, harmonis, serta meningkatkan kualitas layanan publik secara berkelanjutan. (ADV)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025