Gelar Rembuk, Pemkot Cimahi Perkuat Kolaborasi Turunkan Angka Stunting

-

Tidak ada video disisipkan.

CIMAHI, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Cimahi menggelar Rembuk Stunting Kota Cimahi 2026 sebagai upaya bersama untuk mencegah dan menurunkan angka stunting.

Wakil Wali Kota Cimahi, Aditia Yudistira, menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting bukan hanya agenda rutinitas, tetapi merupakan program prioritas yang harus dijalankan secara konsisten. Ia menekankan bahwa upaya ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Cimahi di masa mendatang.

“Percepatan penurunan stunting ini merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional dan daerah, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia Kota Cimahi sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Cimahi Tahun 2025–2029,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kota Cimahi, Adet Chandra Purnama, menjelaskan bahwa Kota Cimahi masih menghadapi tantangan serius meskipun sejumlah indikator menunjukkan kemajuan.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting Kota Cimahi pada tahun 2025 tercatat di angka 22,30 persen. Angka ini menunjukkan penurunan 2,2 persen dibandingkan tahun 2023, menandakan progres positif di tingkat makro.

Baca Juga:

Pemkot Cimahi Pastikan THR untuk ASN Segera Dibayarkan

Cimahi Teguhkan Komitmen Menuju Generasi Emas Bebas Stunting 2045

Namun, data dari sistem E-PPGBM menunjukkan kondisi yang berbeda. Angka stunting justru meningkat, dari 9,54 persen pada 2024 menjadi 9,81 persen pada 2025. Perbedaan tren ini menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Cimahi untuk melakukan evaluasi lebih mendalam.

Berdasarkan hal tersebut, Adet menekankan urgensi perbaikan secara menyeluruh.

“Meskipun kebijakan dan intervensi sudah berada di arah yang tepat, implementasi di tingkat keluarga, peningkatan kualitas layanan, serta validitas dan pemanfaatan data harus terus diperkuat secara optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan pelaksanaan Rembuk Stunting 2026, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan kembali komitmennya dalam memutus siklus stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Konsolidasi lintas sektor, pemantapan data, serta intervensi berbasis wilayah menjadi strategi utama agar penurunan stunting berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026