Bukan Sekadar Hiburan, Ini Nilai Hidup di Balik Setiap Gerak Jaipong

Bukan Sekadar Hiburan, Ini Nilai Hidup di Balik Setiap Gerak Jaipong
Bukan Sekadar Hiburan, Ini Nilai Hidup di Balik Setiap Gerak Jaipong (bing)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID –Di tengah derap langkah zaman yang terus berubah, nama Jaipong tetap berdiri sebagai salah satu ikon kebudayaan Sunda yang tak tergoyahkan. Dari panggung rakyat hingga aula pertunjukan formal, gerakannya yang lincah dan ekspresif tak pernah kehilangan daya tarik. Namun, di balik kemeriahannya, Jaipong menyimpan kisah panjang tentang kelahiran, perlawanan, dan keteguhan budaya lokal dalam menjaga jati dirinya.

Jaipong lahir dari tangan kreatif seorang seniman asal Bandung bernama Gugum Gumbira pada awal 1970-an. Ia tak menciptakan Jaipong dari ruang kosong, melainkan meramu ulang berbagai elemen seni tradisional Sunda yang telah lama hidup di tengah masyarakat. Unsur Ketuk Tilu, Pencak Silat, Wayang Golek, hingga gerak rakyat lainnya, disatukan menjadi satu tarian yang kini dikenal luas sebagai Jaipong. Bukan sekadar rekonstruksi gerak, Jaipong menjelma menjadi simbol kebangkitan seni tradisional rakyat yang dulu sempat terpinggirkan oleh dominasi budaya luar.

Baca Juga:

3 Jenis Tarian Jaipong Asal Jawa Barat

Menelusuri Jejak Tari Sunda: Dari Tradisi Keraton Hingga Warisan Rakyat

Dalam prosesnya, Jaipong tidak langsung diterima secara mulus. Di masa awal kemunculannya, Jaipong sempat menuai kritik karena dinilai terlalu berani. Gerakan pinggul dan ekspresi tubuh yang dominan pada penari perempuan dianggap tak sesuai dengan norma konservatif masyarakat saat itu. Namun bagi Gugum dan para seniman lainnya, gerak tubuh tersebut bukan bagian dari sensualitas, melainkan ekspresi kebebasan, kegembiraan, dan keberanian perempuan Sunda yang ingin tampil dan didengar.

Penelitian Dinda menyebutkan bahwa Jaipong tidak hanya sekadar seni pertunjukan, tetapi juga bentuk identitas dan simbol ekspresi sosial masyarakat Sunda. Ia mewakili semangat rakyat yang berani menunjukkan eksistensinya lewat seni yang bersumber dari akar sendiri. Sementara itu, Sukmawaty dalam penelitiannya tahun 2024 mencatat bahwa pelatihan gerak dan tari Jaipong tidak hanya bertumpu pada keterampilan teknik, tetapi juga pemaknaan filosofis di balik setiap gerakan. Di berbagai sanggar seni, latihan Jaipong dijalankan dengan serius, dimulai dari pengenalan karakter gerak, pemahaman tempo, hingga penjiwaan terhadap irama musik tradisional yang mengiringi.

Jaipong juga dikenal karena kemampuannya menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Kini, Jaipong bukan hanya tampil di panggung-panggung formal atau acara adat, tetapi juga menjadi bagian dari festival budaya, kurikulum sekolah, hingga konten kreatif digital. Tak sedikit anak muda yang mempelajari Jaipong lewat media sosial, dan menggabungkannya dengan unsur modern untuk menarik perhatian generasi sebaya. Meski begitu, tantangan terbesar Jaipong hari ini bukan hanya soal eksistensi, tetapi menjaga nilai-nilai aslinya agar tidak larut dalam komersialisasi semata.

Gerakan Jaipong yang enerjik dan ritmis sesungguhnya bukan hanya pertunjukan indrawi, melainkan narasi tubuh yang membawa pesan. Ada nilai kesederhanaan, ada keberanian, dan ada penghormatan terhadap tradisi. Jaipong juga menjadi ruang di mana perempuan tampil sebagai sosok sentral, bukan sekadar pelengkap, tetapi pemegang kendali atas panggung. Sebuah pesan yang kuat tentang keberdayaan dan kebebasan berekspresi dalam bingkai budaya lokal.

Hingga hari ini, Jaipong terus menari. Ia tidak hanya milik masa lalu, tetapi milik zaman yang terus berjalan. Di tengah arus budaya global, Jaipong menjadi penanda bahwa kekuatan budaya tak harus menolak perubahan, tapi justru mampu mengolahnya menjadi bagian dari proses pelestarian. Sebab budaya, sebagaimana gerak Jaipong yang lentur namun berisi, tidak pernah diam—ia terus bergerak, mengalir, dan menghidupi mereka yang bersedia menjaga dan

Penulis:

Daniel Oktorio Saragih
Jurusan : Ilmu Komunikasi
Universitas Informatika Dan Bisnis Indonesia (UNIBI)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Ciri Kampung Naga

6 Ciri Khas Kampung Naga Warisan Leluhur

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kampung Naga, sebuah perkampungan yang memiliki ciri khas tersendiri yang sudah secara turun-menurun. Wilayah kampung ini terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten

Read More »
Misteri Leak Bali

Asal-usul Misteri dan Mitos Leak Bali

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Misteri Leak Bali, makhluk yang terbentuk melalui ilmu tertentu, telah menjadi bagian dari cerita dan kepercayaan masyarakat Bali. Dengan wujud yang digambarkan memiliki

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...