Bojan Hodak Komentari Rencana Shin Tae-yong Yang Akan Gunakan Pemain U-22 di Piala AFF

Bojan Hodak Komentari Rencana Shin Tae-yong Y
Pelatih Persib, Bojan Hodak. (teropongmedia.id)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak buka suara terkait keputusan Shin Tae-yong yang akan memaksimalkan pemain muda di ajang AFF 2024. Bojan Hodak menilai keputusan ini sangatlah bijak karena dapat memberi dampak positif bagi pemain itu sendiri dan klub, termasuk Persib.

Sebelumnya, PSSI dan Shin Tae-yong sepakat untuk menggunakan pemain usia 22 tahun dalam ajang bergengsi se-Asia Tenggara tersebut. Hal ini dipilih karena Indonesia hampir dipastikan tidak bisa diperkuat para pemain keturunan dan diaspora mengingat ajang Piala AFF tidak masuk kalender FIFA.

Dengan hal tersebut, maka para pemain keturunan dan diaspora bisa menolak panggilan dari PSSI untuk memperkuat Timnas. Sebagai langkah antisipasi, maka Timnas Indonesia akan diperkuat oleh mayoritas pemain muda. Bahkan Bojan Hodak pun merekomendasikan pemain-pemainnya untuk masuk ke skuat Garuda.

“Ini bagus, ini ide yang bagus. Satu-satunya hal adalah bagaimana ini berdampak pada klub. Jika tertarik, bisa saja dia mengambil tiga pemain kami dan itu terlalu banyak jika mereka tidak mau mengubah jadwalnya,” terang Bojan kepada awak media.

Tentu Bojan Hodak sangat senang apabila para pemain mudanya bisa mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari skuat besutan Shin Tae-yong. Akan tetapi ia berharap ada kebijaksanaan terkait aturan di kompetisi Liga 1, karena hal itu akan mengalami dampak terhadap klub.

“Jika mereka memanggil tiga pemain kami, bagaimana kami bisa bermain. Jadi tentunya itu mempengaruhi kami,” ujar pelatih berkepala plontos tersebut.

BACA JUGA: STY Akui Dua Pemain Cedera, Jelang Lawan Tiongkok di Matchday Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Terlebih lagi, apabila nantinya Timnas Indonesia memanggil pemain-pemain muda Persib, maka jumlah pemain muda Persib semakin menipis dan itu memberikan kerugian. Ia berharap ada penyesuaian aturan agar setiap tim bisa tampil optimal saat berlaga di kompetisi Liga 1.

“Jika mereka mengambil tiga pemain, saya tidak lagi memiliki pemain U-22 lainnya. Jadi kami harus coba memainkan yang belum pernah tampil sebelumnya dan ini lucu. Jadi saya percaya mereka akan mengubahnya (regulasi).” tutupnya.

Sementara itu, Piala AFF 2024 rencananya akan digelar pada 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 mendatang. Timnas Indonesia akan tergabung di Grup B bersama Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar