Berkas Perkara Dokter Residen Unpad Kasus Pemerkosaan Dinyatakan Lengkap

Polda) Jawa Barat menyatakan berkas perkara kasus dugaan pemerkosaan yang melibatkan dokter residen Universitas Padjadjaran (Unpad),
(x)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyatakan berkas perkara kasus dugaan pemerkosaan yang melibatkan dokter residen Universitas Padjadjaran (Unpad), Priguna Anugerah Pratama (PAP), dinyatakan lengkap atau P21.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, menyampaikan penyidikan telah tuntas dan berkas perkara tersebut akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat.

“Sudah lengkap,” ujar Surawan saat dikonfirmasi di Bandung, Senin (9/6/2025).

Pelimpahan tahap kedua akan dilakukan pada Selasa (10/6/2025). Setelah diterima, pihak kejaksaan akan memverifikasi kelengkapan berkas dan menunjuk jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani proses hukum selanjutnya.

“Selasa besok baru dikirim,” katanya.

Sebelumnya, tersangka Priguna Anugerah Pratama telah ditahan sejak 23 Maret 2025, setelah keluarga korban melaporkan dugaan pemerkosaan terhadap seorang perempuan berinisial FH, yang saat itu tengah menjaga ayahnya yang dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Baca Juga:

KDM Soroti Kasus Predator Seksual Dokter PPDS Unpad di RSHS

Profil Priguna Anugerah Pratama, Dokter PPDS Unpad Tersangka Pelecehan di RSHS

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada awal Maret 2025 sekitar pukul 01.00 WIB. Tersangka diketahui membawa korban dari ruang IGD ke Gedung MCHC lantai 7, dengan dalih akan melakukan pemeriksaan darah.

“Tersangka meminta korban untuk tidak ditemani oleh adiknya,” ujar Hendra.

Setibanya di lantai 7, korban diminta berganti pakaian menggunakan baju operasi. Tersangka kemudian diduga menyuntikkan cairan pembius hingga korban tidak sadarkan diri.

Sekitar pukul 04.00 WIB, korban terbangun dan kembali ke ruang IGD. Saat hendak buang air kecil, korban merasakan rasa sakit pada area sensitifnya. Ia lalu menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya.

Merasa ada kejanggalan, keluarga korban langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Setelah melalui proses penyelidikan, Priguna akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan oleh aparat pada (23/3/2025).

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025