Prioritas SPMB Jabar 2025 Jalur Prestasi Jenjang SMA/SMK/SLB

spmb jabar 2025-2
(website SPMB Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Jalur prestasi yang dibuka dalam SPMB Jabar 2025 yaitu prestasi nilai rapor dan prestasi akademik/nonakademik. SPMB Jabar 2025 jalur pretasi akan dibuka melalui SPMB tahap 2 yang dimulai pada 24 Juni 2025.

Calon murid baru dapat mempersiapkan persyaratannya mulai dari sekarang. Selain itu, calon murid baru perlu mengetahui prioritas seleksi jalur prestasi dalam SPMB Jawa Barat di bawah ini, dikutip dari spmb.jabarprov.go.id.

Berikut merupakan prioritas seleksi jalur prestasi SPMB Jabar SMA/SMK/SLB Tahun 2025, simak dalam artikel ini untuk mengetahuinya

Prestasi Nilai Rapor

  1. Pemeringkatan total rata-rata nilai rapor semester 1 sampai 5 pada semua mata pelajaran.
  2. Langkah-langkah perhitungan yang akan dilakukan oleh sistem TIK aplikasi SPMB:

a. Menghitung nilai rata-rata tiap semester semua mata pelajaran selama semester 1 hingga 5.
b. Menghitung total nilai rata-rata (TNR) semester 1 hingga 5.
c. Menghitung nilai hasil tes terstandar.
d. Melakukan pembobotan 50 persen TNR dengan 50 persen nilai hasil tes terstandar.
e. Pemeringkatan dari total nilai hasil pembobotan yang terbesar hingga terkecil sampai batas kuota oleh sistem IT.
f. Jika tidak lolos pada sekolah pilihan ke satu akan dilimpahkan untuk seleksi di sekolah pilihan kedua, jika di pilihan kedua tidak lolos, seleksi dilanjutkan ke sekolah pilihan ketiga.
g. Jika terdapat beberapa siswa pada batas kuota daya tampung memiliki nilai SPMB yang sama, selanjutnya diperingkat berdasarkan jarak yang terdekat.

Baca Juga:

Syarat Daftar SPMB Jabar 2025 Jalur KETM, Cek Dulu!

Pendataan SPMB Jabar 2025 SD-SMP Dibuka, Cek Persyaratannya!

Prestasi Kejuaraan/Non-Akademik

  1. Perhitungan akumulasi skor kejuaraan/penghargaan yang diperoleh calon murid berdasarkan piagam yang dimiliki.
  2. Menghitung nilai hasil tes terstandar.
  3. Menghitung pembobotan 50 persen skor kejuaraan/penghargaan dan 50 persen nilai hasil tes terstandar oleh sistem IT.
  4. Melakukan pemeringkatan nilai hasil pembobotan dari nilai terbesar hingga terkecil.
  5. Jika tidak lolos pada sekolah pilihan kesatu akan dilimpahkan untuk seleksi di sekolah pilihan kedua, jika di pilihan kedua tidak lolos, seleksi dilanjutkan ke sekolah pilihan ketiga.
  6. Jika terdapat beberapa siswa pada batas kuota daya tampung memiliki nilai yang sama, selanjutnya diperingkat berdasarkan jarak yang terdekat.

Semoga artikel ini bisa membantumu!

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun