Arti Dwifungsi ABRI, Dikhawatirkan Hidup Lagi Lewat RUU TNI

RUU TNI-3
(Imparsial)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) dikhawatirkan banyak pihak dapat menghidupkan dwifungsi ABRI atau dwifungsi TNI.

Pasalnya, RUU TNI bakal memperluas jabatan kementerian dan lembaga yang dapat diduduki oleh prajurit aktif TNI. Lalu apa yang dimaksud dwifungsi TNI?

Pengertian Dwifungsi TNI

Dwifungsi TNI adalah konsep yang memberikan peran ganda bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI), yaitu sebagai kekuatan pertahanan negara sekaligus memiliki peran dalam pemerintahan dan kehidupan sosial politik.

Konsep ini pada awalnya dikenal sebagai Dwifungsi ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) yang diterapkan pada masa Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.

Dalam praktiknya, dwifungsi ABRI memungkinkan anggota militer aktif menduduki berbagai jabatan sipil, termasuk di kementerian, lembaga negara, dan pemerintahan daerah.

Konsep ini menuai kritik karena mengaburkan batas antara militer dan sipil, serta dianggap menghambat proses demokratisasi di Indonesia.

Sejarah Dwifungsi ABRI

Konsep dwifungsi ABRI berawal dari gagasan Jenderal Abdul Haris Nasution pada era 1950-an, yang dikenal sebagai konsep Jalan Tengah. Ia mengusulkan agar militer tidak hanya berperan sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga berkontribusi dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial.

Pada masa Orde Baru, konsep ini semakin menguat dan dilegalkan melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1982. Akibatnya, banyak anggota ABRI yang menduduki posisi strategis di pemerintahan, termasuk sebagai menteri, gubernur, hingga anggota legislatif.

Hal ini memperkuat kontrol militer terhadap jalannya pemerintahan dan mengurangi peran sipil dalam pengambilan keputusan negara.

Penerapan Dwifungsi ABRI pada Masa Orde Baru

Penerapan dwifungsi ABRI mencapai puncaknya pada era 1990-an. Banyak perwira aktif yang menjabat sebagai pejabat sipil, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Dampaknya, sistem pemerintahan menjadi tidak transparan, dan kekuasaan militer semakin dominan dalam berbagai aspek kehidupan bernegara.

Selain menduduki jabatan eksekutif dan legislatif, perwira militer juga banyak ditempatkan di partai politik seperti Golkar. Hal ini semakin memperkuat pengaruh militer dalam mengendalikan kebijakan negara.

Akibatnya, kebijakan pemerintah cenderung berpihak pada stabilitas politik dan keamanan, namun mengorbankan demokrasi dan hak asasi manusia.

Reformasi 1998 dan Penghapusan Dwifungsi ABRI

Gerakan Reformasi 1998 membawa perubahan besar dalam sistem politik Indonesia. Salah satu tuntutan utama reformasi adalah penghapusan dwifungsi ABRI dan pemisahan peran militer dari urusan sipil.

Tuntutan ini akhirnya diwujudkan melalui berbagai kebijakan, termasuk pemisahan TNI dan Polri pada tahun 1999 serta pembatasan peran militer dalam politik.

Melalui Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, peran TNI dikembalikan sebagai alat pertahanan negara, sementara urusan keamanan dalam negeri sepenuhnya menjadi tanggung jawab Polri.

UU ini juga membatasi jabatan sipil yang dapat diisi oleh anggota TNI aktif, yaitu hanya di 10 kementerian/lembaga tertentu.

BACA JUGA:

RUU TNI: Prajurit Aktif Bisa Isi Jabatan di 16 Lembaga

RUU TNI Berpeluang Duduki Otoritas Sipil, Panglima: Tugas Pokok!

Berdasarkan draf RUU TNI, beberapa tambahan kementerian/lembaga yang dapat diisi oleh anggota TNI aktif meliputi:

  1. Kementerian Kelautan dan Perikanan
  2. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
  3. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
  4. Badan Keamanan Laut
  5. Kejaksaan Agung
  6. Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP)
  7. Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam)
  8. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

(Kaje/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
RUU TNI-2

PDIP Setuju Soal RUU TNI, Ini Pesan Megawati

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR Utut Adianto mengungkap isi pesan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri terhadap Revisi Undang-Undang tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI). Diketahui, PDIP

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

3

Threads pesaing X
Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Threads, aplikasi pesaing X (Twitter) yang dikembangkan oleh Meta,...

4

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...

5

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...