87 Dapur SPPG di Bandung Belum Bersertifikat, Pemkot Ngebut Kejar Tenggat Gubernur

87 Dapur SPPG di Bandung Belum Bersertifikat
Makanan Bergizi Gratis (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menjelang batas waktu akhir Oktober 2025 yang ditetapkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berpacu dengan waktu untuk menuntaskan sertifikasi laik higiene sanitasi (SLHS) bagi dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG).

Dari total 98 dapur SPPG di Kota Bandung, sebanyak 87 dapur hingga kini belum mengantongi sertifikat tersebut. Padahal, SLHS menjadi bukti bahwa fasilitas pengolahan makanan telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, mengungkapkan proses sertifikasi masih berlangsung dan harus melalui tahapan teknis serta administrasi yang cukup ketat.

“Prosesnya sedang berjalan di Dinas Kesehatan. Tidak bisa dilakukan tergesa-gesa karena banyak aspek yang harus dipenuhi agar sesuai kualifikasi,” kata Iskandar, Senin (13/10/2025).

Baca Juga:

BGN Dorong SPPG Cepat Miliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi

MBG di Ciamis Rawan Keracunan, 74 SPPG Ciamis Belum Kantongi SLHS

Menurutnya, penerbitan SLHS bukan sekadar formalitas. Setiap dapur wajib lolos uji kelayakan mulai dari bahan pangan, proses pengolahan, sanitasi alat, hingga kebersihan lingkungan dapur.

“Sertifikat ini bukan hanya kertas. Begitu diterbitkan, pemerintah punya tanggung jawab melakukan pemantauan dan pembinaan berkala. Karena itu, tidak boleh asal keluar sebelum kondisi di lapangan benar-benar laik,” tegasnya.

Iskandar juga menambahkan, Pemkot tetap berkomitmen mempercepat proses sertifikasi tanpa mengorbankan ketelitian. Tim dari Dinas Kesehatan saat ini tengah menyelesaikan verifikasi lapangan terhadap seluruh dapur yang belum tersertifikasi.

“Kita ingin cepat, tapi tetap akurat. Hasilnya harus bisa dipertanggungjawabkan dan sesuai kondisi nyata di lapangan,” ujarnya.

Instruksi Gubernur Jabar agar seluruh dapur SPPG di daerah sudah memiliki SLHS sebelum akhir Oktober ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kota Bandung.

Sertifikat ini menjadi syarat penting untuk menjamin keamanan pangan bagi masyarakat penerima manfaat, terutama dalam program penyediaan makanan bergizi di sekolah dan wilayah dengan risiko gizi buruk.

Namun, sejumlah hambatan masih dihadapi di lapangan. Dinas Kesehatan mengungkapkan, keterbatasan tenaga pemeriksa, kelengkapan administrasi, serta fasilitas dapur yang belum memenuhi standar sanitasi menjadi kendala utama.

Meski begitu, Pemkot Bandung memastikan akan memaksimalkan pendampingan teknis dan koordinasi lintas sektor agar seluruh dapur SPPG segera memenuhi syarat laik higiene sanitasi.

“Kualitas tetap yang utama. Kita ingin setiap dapur benar-benar aman dan higienis sebelum disertifikasi,” pungkasnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

2

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

3

Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua nama besar di dunia hiburan, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi...

4

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

5

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...