2 Bos PT DSI Ditahan Bareskrim, Kasus Skandal Dana Syariah!

bos PT DSI ditahan
Ilustrasi. (Google Maps/PT DSI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menahan dua petinggi PT Dana Syariah Indonesia (DSI) berinisial TA (Taufiq Aljufri) dan ARL dalam kasus dugaan penipuan hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penahanan tersebut dilakukan setelah keduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak mengatakan penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan.

“Untuk kepentingan penyidikan berdasarkan Pasal 99 dan 100 KUHAP, penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri melakukan upaya paksa penahanan terhadap kedua orang tersangka (TA dan ARL),” ujar Ade Safri di Jakarta, Selasa.

Keduanya ditahan selama 20 hari ke depan terhitung mulai Selasa dan ditempatkan di Rutan Bareskrim Polri.

Penahanan tersebut dilakukan setelah TA dan ARL menjalani pemeriksaan perdana pada Senin (9/2/2026). Dalam pemeriksaan itu, penyidik mengajukan 85 pertanyaan kepada TA selaku Direktur Utama dan pemegang saham PT DSI.

Sementara terhadap ARL yang menjabat Komisaris sekaligus pemegang saham, penyidik melontarkan 138 pertanyaan.

Satu tersangka lainnya mantan Direktur PT DSI dan pemegang saham PT DSI berinisial MY, belum memenuhi panggilan pemeriksaan karena alasan sakit.

MY juga diketahui menjabat sebagai Direktur Utama PT Mediffa Barokah Internasional dan PT Duo Properti Lestari.

“Tim penyidik akan melakukan pemanggilan kembali kepada tersangka untuk diagendakan pemeriksaan pada hari Jumat, 13 Februari 2026,” kata Ade Safri.

Dalam perkara ini, ketiga tersangka dijerat dengan dugaan penggelapan dalam jabatan, penipuan, penipuan melalui media elektronik, pembuatan laporan keuangan palsu, serta TPPU.

Dugaan tindak pidana tersebut berkaitan dengan penyaluran pendanaan dari masyarakat yang dilakukan PT DSI menggunakan proyek-proyek fiktif sepanjang periode 2018–2025.

Baca Juga:

Dugaan Penipuan Berkedok Syariah! PT DSI Berhasil Himpun Rp7,4 T

CEK FAKTA: Dana Zakat Digunakan untuk Masjid IKN

Ade Safri menjelaskan, PT DSI berperan sebagai penyelenggara layanan pendanaan berbasis teknologi informasi yang mempertemukan pihak lender (pemberi dana) dan borrower (peminjam). Namun, dalam praktiknya, perusahaan diduga menyalahgunakan data borrower existing.

Modus yang digunakan adalah menggunakan kembali nama borrower yang masih aktif dan rutin membayar angsuran, lalu dilekatkan pada proyek-proyek fiktif tanpa sepengetahuan borrower tersebut. Informasi proyek itu kemudian ditampilkan di platform digital PT DSI untuk menarik minat para lender.

“Itulah yang kemudian membuat para lender tertarik karena melihat adanya proyek-proyek yang membutuhkan pembiayaan,” ujar Ade Safri.

Masalah muncul pada Juni 2025, saat para lender mencoba menarik dana investasi yang telah jatuh tempo. Baik modal pokok maupun imbal hasil yang dijanjikan sekitar 16–18 persen tidak dapat dicairkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total kerugian akibat kasus ini mencapai Rp2,4 triliun. Penyidik masih terus mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City