14 Terminal Tipe C Segera Direvitalisasi, Angkot Bandung Beralih Jadi Feeder

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung berencana menata dan merevitalisasi terminal tipe C yang selama ini dikelola Pemkot Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 14 terminal tipe C di Kota Bandung dengan kondisi yang sebagian besar kurang optimal. Salah satu terminal yang menjadi sorotan adalah Terminal Ujungberung.

“Terminal tipe C yang dikelola Pemkot itu ada sekitar 14. Rata-rata kondisinya ya seperti sekarang, termasuk Ujungberung,” ujar Farhan.

Sebagai langkah utama, Pemkot Bandung akan mengubah konsep angkot dari angkutan utama menjadi feeder atau pengumpan, sebagaimana yang telah diterapkan di sejumlah wilayah penyangga.

“Kita akan mengubah konsep angkot menjadi feeder. Ini sudah dicontohkan di wilayah subprovinsi dan akan kita adopsi di seluruh Kota Bandung,” jelasnya.

Baca Juga:

Era Transportasi Ramah Lingkungan Dimulai, Angkot Pintar Hadir di Bandung

Pemerintah Rencanakan Bakal Alih Fungsikan Terminal Cicaheum Jadi Depo BRT

Seiring dengan perubahan tersebut, Farhan menilai fungsi terminal tipe C perlu dikaji ulang. Pasalnya, saat ini banyak terminal yang hanya dilewati angkot tanpa berfungsi sebagai simpul naik turun penumpang secara optimal.

“Sekarang terminal itu kebanyakan cuma dilewati saja. Jadi kita dalami dulu, kalau fungsinya memang tidak ada, akan kita alihkan,” katanya.

Salah satu opsi pengalihan fungsi terminal adalah seperti yang telah dilakukan di kawasan Ciwastra, yakni dimanfaatkan sebagai fasilitas pengolahan sampah. Konsep serupa juga tengah dikaji untuk diterapkan di beberapa terminal lainnya.

“Seperti di Ciwastra, rencananya ada terminal yang dijadikan tempat pengolahan sampah,” ungkap Farhan.

Kondisi serupa juga terlihat di Terminal Ujungberung, yang saat ini telah berubah fungsi menjadi kios-kios pasar dan ojek pangkalan. Hal tersebut semakin menguatkan perlunya revitalisasi menyeluruh terhadap terminal dan sistem angkot di Kota Bandung.

“Di Ujungberung sekarang jadi kios pasar dan ojek pangkalan. Artinya memang kita harus melakukan revitalisasi angkot,” ujarnya.

Farhan menambahkan, perubahan konsep angkot menjadi feeder merupakan langkah penting dalam membangun sistem transportasi kota yang lebih tertata, efisien, dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

“Konsep utamanya angkot sebagai feeder. Itu yang paling penting,” ucapnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026