Zakat Fitrah 1447 Hijriah di Kota Bandung Rp42.500 per Orang

membayar zakat fitrah
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung memperkirakan potensi zakat fitrah pada Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 akan mengalami peningkatan. Hal tersebut seiring dengan kondisi ekonomi masyarakat Kota Bandung yang dinilai semakin stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Bandung, Nasrulloh Jamaluddin mengatakan, peningkatan potensi zakat fitrah dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi masyarakat yang relatif baik dalam beberapa waktu terakhir.

“Insyaallah potensi zakat fitrah untuk tahun 2026 di Ramadan 1447 Hijriah ini akan meningkat seiring pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Bandung yang meningkat,” ujar Nasrulloh di Masjid Agung Bandung.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari bagian ekonomi, kondisi perekonomian Kota Bandung saat ini cenderung stabil.

Meski ada dinamika global seperti potensi kenaikan harga minyak dunia, namun hal tersebut diperkirakan tidak akan terlalu memengaruhi kemampuan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.

“Informasi dari teman-teman Bagian Ekonomi, ekonomi Kota Bandung agak lebih stabil walaupun sekarang minyak dunia lagi mau naik sepertinya. Tapi insyaallah untuk raihan zakat fitrah Kota Bandung saya rasa akan meningkat dari tahun sebelumnya,” katanya.

Nasrulloh menjelaskan, besaran zakat fitrah yang ditetapkan di Kota Bandung pada tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp42.500 per orang.

Baca Juga:

Ini yang Perlu Kamu Tahu Tentang Zakat Fitrah!

Baznas Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Rp7,64 Juta per Bulan

Ia menambahkan, mekanisme pengumpulan zakat fitrah di Kota Bandung sebagian besar dilakukan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang berada di masjid-masjid. UPZ tersebut berperan langsung dalam menerima dan menyalurkan zakat fitrah kepada masyarakat yang berhak.

“Kalau untuk zakat fitrah ini dikelola langsung sama UPZ di masjid-masjid. Nanti mereka menyampaikan laporan angka saja ke kecamatan, kemudian kecamatan ke Baznas untuk direkap berapa jumlah total zakat fitrah di Kota Bandung,” jelasnya.

Selain zakat fitrah, laporan yang dihimpun juga mencakup dana fidyah yang biasanya turut disalurkan melalui pengelolaan di tingkat masjid.

Berbeda dengan zakat mal atau zakat profesi yang umumnya dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), pengelolaan zakat fitrah lebih banyak dilakukan oleh pengurus masjid melalui UPZ. Sedangkan Baznas berperan dalam melakukan rekapitulasi data secara keseluruhan di tingkat kota.

Menjelang akhir Ramadan, Nasrulloh juga mengimbau masyarakat yang bekerja atau berdomisili sementara di Kota Bandung untuk menunaikan zakat fitrah di kota Bandung sebelum pulang ke kampung halaman.

Ia menilai, banyak warga dari luar daerah yang menggantungkan mata pencaharian di Kota Bandung sehingga diharapkan dapat menunaikan zakat di tempat mereka beraktivitas selama ini.

“Harapan kami, seluruh warga masyarakat Kota Bandung bahkan yang tinggal di Kota Bandung bukan orang Kota Bandung, sebelum mereka mudik itu mereka membayarkan zakat fitrahnya di Kota Bandung,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut dapat membantu memperkuat solidaritas sosial dan memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Bandung.

“Jadi di akhir Ramadan pun kami harap mereka yang mau pulang kampung itu membayarkan zakat fitrahnya di Kota Bandung,” katanya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian