Darurat Cacingan! 28 Persen Warga Subang Terpapar, Dinkes Gelar Edukasi Masif

Angka Cacingan di Subang
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.D –– Angka peyakit cacingan di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat masih menjadi masalah dan ancaman bagi Kesehatan anak dan keluarga di wilayah tersebut. Hal demikian, disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Subang.

“Kalau kita hitung dengan jumlah penduduk, angkanya (penyakit cacingan) masih sangat besar,” kata Penyuluh Fungsional Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Subang, Jahidin, seperti dilansir dari Antara, Kamis (16/10/2025).

Ia menuturkan kondisi tersebut menandakan, meski zaman telah berkembang pesat, penyakit cacingan masih menjadi persoalan kesehatan yang serius di wilayah Subang.

Diketahui, hingga saat ini angka prevalensi cacingan di Subang mencapai 28%, angka yang hampir sama dengan rata-rata nasional. Prevalensi sendiri merupakan ukuran yang menunjukkan seberapa sering suatu penyakit atau kondisi tertentu muncul dalam suatu populasi pada periode atau waktu tertentu.

Analis Penyakit Menular Dinas Kesehatan Subang, Hastuti Sukmasari, menjelaskan bahwa penyakit cacingan kerap kali dipandang sepele, padahal dampaknya sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, khususnya usia 1–12 tahun.

Ia menambahkan, beberapa gejala umum yang dialami anak penderita cacingan meliputi penurunan nafsu makan, tubuh lemas, serta kesulitan berkonsentrasi saat belajar.

“Ada tiga jenis cacing yang umum menginfeksi, yaitu cacing gelang, cacing cambuk, dan cacing tambang. Yang paling berbahaya adalah cacing tambang, karena ia menyerap darah di usus dan dapat menyebabkan anemia,” katanya.

Cacing diketahui dapat bertahan hidup di dalam usus manusia selama satu hingga tiga tahun. Tanpa penanganan yang tepat, infeksi tersebut berisiko menyebar ke organ tubuh lainnya.

Baca Juga:

Wamenkes Soroti Kasus Balita Cacingan di Bengkulu

Balita Cacingan di Bengkulu, WHO: Perlu Penanganan dari Hulu ke Hilir

Hastuti menjelaskan, Dinas Kesehatan Subang telah melakukan sejumlah langkah untuk menekan kasus cacingan, di antaranya melalui edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri serta pencegahan penularan cacingan.

Ia menegaskan, penerapan pola hidup bersih disertai dengan pemberian obat cacing secara berkala merupakan cara efektif untuk mencegah timbulnya komplikasi akibat infeksi cacing.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026