Sopir Taksi Online Tewas di Tangan Penumpangnya di Langkat Sumut

Sopir taksi online dibunuh
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang sopir taksi online di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara diduga dibunuh oleh penumpangnya. Penumpang taksi tersebut merupakan sepasang ayah dan anak berinisial K(50) dan AP (24).

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan, mengungkapkan, kedua pelaku disebut mengincar mobil yang dikendarai korban.

“Kedua tersangka ingin menguasai kendaraan korban. Jadi dulu AP ini sempat bekerja sebagai pengemudi taksi online. Pengakuan mereka, mobil korban nantinya digunakan AP untuk bekerja sebagai sopir travel,” kata Gidion, Jumat (11/4/2025)

Gidion menyatakan peristiwa pembunuhan bermula pada Senin (6/4) sekitar pukul 19.00 WIB. Bapak dan anak tersebut telah merencanakan aksi perampokan. Kemudian, pada pukul 00.00 WIB, keduanya memesan taksi online melalui ponsel K.

“Keduanya sudah merencanakan aksi perampokan. Lalu mereka bertemu di Jalan Pinang Baris, Kecamatan Medan Sunggal. Kemudian mereka memesan taksi online pukul 00.00 WIB. Mobil Toyota Rush yang dikemudikan korban datang. Kedua tersangka naik ke mobil tersebut,” urainya.

Di dalam mobil, tambah Gidion, K duduk di kursi samping sopir, sedangkan Agung duduk di belakang sopir. Di tengah perjalanan, saat korban lengah, kedua tersangka langsung membekap korban menggunakan sarung dan memukulnya menggunakan martil.

“Korban dibekap AP menggunakan sarung dari belakang. Karena masih meronta lalu dipukul pakai palu. Diseret ke jok belakang, lalu dipukul kembali, dibekap, dicekik, dan itu semua sinkron dengan hasil autopsi. Sarung dan martil ini sudah disiapkan oleh tersangka,” tuturnya.

Setelah korban tidak bernyawa, kedua tersangka memasukkan tubuh korban ke dalam karung goni. Sebagau pemberat, karung tersebut diberi dua batu besar.

Kemudian, jasad korban dibawa ke arah Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat dan dibuang ke paluh atau sungai dangkal. Setelah itu, para pelaku membawa kabur mobil korban.

“Usai membuang jasad korban, keduanya pergi ke rumah adik dari K di kawasan Kuala Gumit. Kemudian keesokan harinya kedua tersangka ini berangkat ke Kabupaten Karo menggunakan mobil korban,” sebutnya.

BACA JUGA:

Haidar Alwi Kritik Tempo: Ini Bukan Investigasi, Tapi Pembunuhan Karakter

Dibunuh dengan Kayu Saat Tidur, Driver Ojol Bekasi Tewas di Tangan Teman Lama

Sedangkan keluarga korban yang khawatir, karena korban tak kunjung pulang ke rumah, membuat laporan ke Polsek Medan Helvetia pada Selasa (7/4). Adanya laporan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan.

“Petugas melakukan pengejaran dan meringkus kedua tersangka pada Kamis (9/4). Dalam pemeriksaan penyidik, kedua tersangka mengaku telah membunuh korban dan membuang jasadnya di Dusun 8 Desa Klantan Luar, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang. Setelah itu petugas menuju lokasi dan mengevakuasi jasad korban,” ucap Gidion.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Timnas Indonesia menghadapi pekerjaan penting menjelang pertandingan terakhir...
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
KABUPATEN BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai-nilai Pancasila terus relevan dalam kehidupan masyarakat,...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

5

Wisata Sepi
6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu ternyata merambah ke sejumlah...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...