Urai Kepadatan Arus Mudik, Polres Tasikmalaya Lakukan One Way

Arus mudik
Ilustrasi. (Instgaram/Tasiksociety)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Urai kepadatan arus mudik, kepolisian Tasikmalaya berlakukan rekayasa satu arah atau ‘one way’.

Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota Moh Faruk Rozi mengungkapkan rekaya satu arah tersebut untuk arus kendaraan di jalur nasional wilayah Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

“Memang ada rekayasa lalu lintas ini, ya satu arah, ‘ yakni kendaraan yang meninggalkan Tasikmalaya dari jalur bawah ke atas untuk memberikan kesempatan dari arah Garut,” kata Faruk di Tasikmalaya, mengutip Antara, Minggu (30/3/2025).

Ia menuturkan sejak Sabtu siang arus kendaraan pemudik yang datang dari arah barat atau Garut menuju Kota Tasikmalaya terjadi peningkatan mengakibatkan kepadatan di Jalur Gentong dan wilayah Ciawi.

Namun, ia mengungkapkan kepadatan arus kendaraan itu, berhasil diurai setelah dilakukannya rekayasa arus lalu lintas dengan memberlakukan sistem satu arah secara bergantian dari kedua arah.

“Dua kali ‘one way’ dari wilayah Gentong sampai ke wilayah Ciawi dari barat ke timur, dua arah gantian,” katanya.

Ia menyampaikan pemberlakuan satu arah sepenggal itu berlangsung selama setengah jam dari arah Garut menuju Tasikmalaya, begitu juga sebaliknya.

Faruk mengungkapkan upaya rekayasa itu cukup berhasil mempercepat mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur mudik wilayah Gentong, sampai akhirnya Sabtu malam jalur kembali lancar.

“Arus lalin ramai lancar, ada peningkatan itu setelah shalat Dzuhur, dan pukul 20.00 WIB tadi (malam) kondisinya sudah ramai lancar,” katanya.

Ia menyampaikan, jalur selatan Jawa Barat atau wilayah utara Kabupaten Tasikmalaya merupakan jalur mudik yang memiliki titik potensi hambatan laju kendaraan seperti adanya aktivitas pasar, dan banyak persimpangan jalan.

BACA JUGA:

Harga BBM Turun saat Arus Mudik, Petugas SPBU Kewalahan Layananin Konsumen

Posko Siaga Toyota dalam Arus Mudik, Ada Layanan Gratis!

Meski adanya peningkatan kendaraan yang melewati Gentong dan hambatan jalur, kata dia, laju kendaraan di jalur mudik tetap masih bisa bergerak, tidak sampai berhenti lama

“Secara umum ramai lancar, tetap jalan, belum ada signifikan sampai ‘stuck’,” katanya.

Ia menambahkan arus kendaraan yang melewati Gentong saat ini lebih ramai dari kondisi sehari sebelumnya, meski begitu belum dapat dipastikan menjadi puncak arus mudik.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara