Turunkan Angka Stunting, Pemprov Jabar Gandeng Berbagai Pihak

Stunting
Ilustrasi: Stunting (Disdukcapil)

Bagikan

BANDUNG,TM.ID: Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar mengatakan, jajarannya terus berupaya dan berinovasi untuk menurunkan prevalensi stunting. Kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak pun akan terus diperkuat.

“Tentunya dengan keterbatasan anggaran yang ada, kita berinovasi terus di antaranya kerja sama dengan BAZNAS untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu. Demikian juga dengan perguruan tinggi yang ada di Jabar,” kata Dodo di Bandung.

Menurut Dodo, penurunan prevalensi stunting di Jawa Barat pada 2021-2022 melebihi angka penurunan prevalensi stunting secara nasional pada periode yang sama. Penurunan angka prevalensi stunting Jabar pada periode tersebut mencapai lebih dari 4 persen, sedangkan nasional lebih dari 2 persen.

“Pada periode tersebut sebelumnya angka stunting di Jabar 24 persen lebih, dan berhasil diturunkan 4 persen lebih menjadi 20 persen,” ucap Dodo.

BACA JUGA: Upaya Turunkan Stunting, Pemprov Jabar Terapkan Skema Intervensi-Integrasi

Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi BKKBN Pusat Sukaryo Teguh Santoso mengapresiasi kinerja semua pihak di Jabar yang berhasil menurunkan angka prevalensi stunting melebihi angka nasional.

“Tentu tidak berhenti di sini, tetapi harus berlanjut terus kerja, kita menurunkan angka stunting hingga 14 persen. Bahkan target di Jabar sendiri sampai ke angka 13 persen,” ucap Teguh.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Jabar Fajar Sentosa berharap kolaborasi dan inovasi terus ditingkatkan antara BKKBN, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.

“Menurunkan angka stunting dari 20 persen ke 14 persen itu bukan kerja biasa-biasa saja, tetapi harus luar biasa. Karenanya, kolaborasi dengan dinas-dinas dan pemerintah kabupaten/kota juga harus ditingkatkan. Itu yang akan kita kerjakan ke depan,” tuturnya.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Begini Respons Wakil Gubernur Jawa Barat Terkait Fenomena Pendatang di Mudik Lebaran
Begini Respons Wakil Gubernur Jawa Barat Terkait Fenomena Pendatang di Mudik Lebaran
Kemenaker: 1.322 Perusahaan Belum Bayar THR
Kemenaker: 1.322 Perusahaan Belum Bayar THR
Kepadatan Lalu lintas Terjadi di Kawasan Ciwidey Kabupaten Bandung Pagi Ini
Kepadatan Lalu lintas Terjadi di Kawasan Ciwidey Kabupaten Bandung Pagi Ini
Kendaraan Roda Dua Dominasi Peningkatan Lalu Lintas di Libur Lebaran di Jabar
Kendaraan Roda Dua Dominasi Peningkatan Lalu Lintas Libur Lebaran di Jabar
Manchester City
Manchester City Bungkam Leicester City 2-0 di Liga Inggris 2024/2025
Berita Lainnya

1

Link Live Streaming Atletico Madrid vs Barcelona Selain Yalla Shoot

2

Ketua Umum Asosiasi PKL: Ekonomi Lesu dan Perketat Ikat Pinggang Penyebab Utama Mudik Lebaran 2025 Turun 24 Persen

3

Kabar Duka, Aktor Ray Sahetapy Tutup Usia

4

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

5

Satgas Anti Premanisme Tak Berfungsi, Getok Parkir Masih Berkeliaran, Kok Bisa?
Headline
Hammersonic
Rayakan 10 Tahun Hammersonic, Saosin Bakal Tur di 5 Kota Indonesia
Barcelona
Taklukkan Atletico Madrid 1-0, Barcelona Melaju ke Final Copa del Rey
Satu Orang Wisatawan Terseret Arus di Pantai Sayang Heulang
Satu Orang Wisatawan Terseret Arus di Pantai Sayang Heulang
Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal Diskon Tarif Ruas Tol ke Jabotabek
Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal Diskon Tarif Ruas Tol ke Jabotabek

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.