Mahasiswa UAD Kenalkan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Minyak Jelantah

avtur Minyak jelantah
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan pembuatan sabun cuci piring berbahan dasar minyak jelantah atau minyak bekas kepada warga.

Kegiatan edukasi ini berlangsung di Padukuhan Karanggede, Kelurahan Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul. Dalam sesi edukasi, mahasiswa KKN menjelaskan berbagai risiko kesehatan akibat penggunaan minyak jelantah, seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), gangguan pencernaan, dan kanker.

Selain itu, dibahas pula dampak lingkungan dari pembuangan minyak bekas secara sembarangan, yang dapat mencemari air dan tanah serta mengganggu keseimbangan ekosistem.

Selain memberikan edukasi, mahasiswa juga membekali warga dengan keterampilan membuat sabun cuci piring dari minyak jelantah. Proses pembuatan sabun ini cukup sederhana dan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan, sehingga dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat.

BACA JUGA:

Inovasi Mahasiswa UMM, Membuat Sirup Temulawak Pencegah Asam Urat

Mahasiswa ITB Buat Keloré, Inovasi Permen Jeli Kaya Multivitamin

Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi pada kesehatan dan kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui inovasi berbasis daur ulang.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan wawasan bagi masyarakat mengenai bahaya kesehatan dan lingkungan yang ditimbulkan oleh minyak jelantah. Selain itu, warga juga dapat memanfaatkan minyak bekas dengan cara yang lebih aman dan efisien, seperti mengolahnya menjadi sabun cuci piring. Dengan demikian, mereka tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga dapat menghemat pengeluaran rumah tangga,” ujar salah satu mahasiswa KKN.

Antusiasme dan respons positif dari masyarakat menunjukkan bahwa program tersebut bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, harapannya warga yang menerima edukasi dapat memanfaatkan minyak jelantah dengan lebih efisien dan dapat mengurangi limbah.

 

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo