JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Islam Makhachev bakal menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya. Mantan penguasa kelas ringan UFC itu dijadwalkan naik ke kelas welter dengan menantang Jack Della Maddalena dalam duel perebutan sabuk di UFC 322, yang digelar November 2025 mendatang.
Pertarungan ini bukan sekadar debut di kelas baru, tapi juga ujian bagi kemampuan adaptasi Makhachev menghadapi lawan yang lebih besar dan lebih kuat secara fisik.
Tubuh Makin Kekar, Tapi Tantangan Jauh Lebih Berat
Rekan seperguruan Khabib Nurmagomedov itu dikabarkan sudah menjalani program penambahan massa otot serius. Gadzhiev, salah satu sahabat dekatnya yang sempat bertemu di Makhachkala, Dagestan, mengungkapkan kondisi terkini Makhachev yang jauh lebih besar dari biasanya.
“Islam sudah menambah berat badannya. Di Makhachkala, saya melihat dia 20 kilogram lebih berat tetapi otot semua,” ujar Gadzhiev kepada Championat, Selasa (14/10/2025).
Meski denikian, Gadzhiev juga menegaskan bahwa langkah naik kelas ini tidak bisa dianggap sepele.
“Ini bukan pertarungan yang mudah. Naik ke kelas lain bukan hal sederhana, apalagi untuk seorang pegulat,” lanjutnya.
Sebagai perbandingan, Gadzhiev menyebut nama legenda gulat Abdulrashid Sadulaev, yang pernah kehilangan gelar dunia setelah naik dari kelas 86 kilogram ke 97 kilogram.
“Ada perbedaan besar dalam kekuatan dan kecepatan. Makhachev harus beradaptasi dulu sebelum bisa mendominasi,” jelasnya.
Baca Juga:
Kuncian Charles Oliveira Musnahkan Gamrot di Ronde 2, UFC Rio 2025 Dihujani KO Brutal
Klan Dagestan Tak Pernah Kehabisan Petarung, Magomed Zaynukov Jadi Wajah Baru di UFC
Pertarungan Paling Sulit dalam Karier Makhachev
Ujian melawan Jack Della Maddalena diyakini Gadzhiev akan menjadi yang paling berat bagi Makhachev sejauh ini. Petarung asal Australia itu dikenal dengan kemampuan striking eksplosif dan pertahanan takedown yang tangguh—dua hal yang bisa menguji batas teknik grappling khas Dagestan.
“Tetap saja, duel ini akan sangat berat untuk Makhachev,” tegas Gadzhiev.
Meski begitu, ia percaya Makhachev memiliki mental dan disiplin yang cukup untuk menaklukkan tantangan besar ini.
“Untungnya, Makhachev sangat sadar akan risikonya. Tidak ada kesombongan, tidak ada rasa percaya diri berlebihan. Dia tahu apa yang harus dilakukan, dan karena itu saya tetap menjagokan dia,” tambahnya.
Misi Ganda: Sabuk Baru dan Warisan Dagestan
Jika berhasil menumbangkan Della Maddalena, Makhachev akan menorehkan sejarah sebagai petarung Dagestan pertama yang meraih gelar di dua kelas berbeda di UFC. Kemenangan ini juga akan memperpanjang dominasi gaya tarung grappling Dagestan di panggung dunia MMA.
Namun, beban itu tentu tidak ringan. Makhachev bukan hanya membawa ambisi pribadi, tapi juga kehormatan warisan pelatihan Khabib dan pelatih legendaris Abdulmanap Nurmagomedov.
Fakta Menarik Jelang UFC 322
- Tanggal pertarungan: November 2025
- Tempat: Kemungkinan besar di Las Vegas, AS
- Kelas: Welterweight (77 kg / 170 lbs)
- Rekor Makhachev: 26 menang – 1 kalah
- Rekor Jack Della Maddalena: 17 menang – 2 kalah
- Taruhannya: Sabuk juara dunia kelas welter UFC
Jika mampu menang di UFC 322, Islam Makhachev akan mengukuhkan dirinya sebagai salah satu petarung paling dominan dalam sejarah UFC modern yang penerus sah dari kejayaan Khabib Nurmagomedov di oktagon.
(DIST)











